Bos Ducati Davide Tardozzi Sebut Peluang Jorge Martin Juara MotoGP 2024 Lebih Besar
BURIRAM, investortrust.id – Bos Ducati Davide Tardozzi menyebut peluang Jorge Martin menjuarai MotoGP 2024 lebih besar dibanding Francesco Bagnaia.
MotoGP 2024 menyisakan tiga seri lagi. Setelah akhir pekan ini MotoGP Thailand digelar di Buriram, maka pada dua seri selanjutnya bakal bergulir di MotoGP Malaysia dan MotoGP Valencia. Dua pembalap Ducati bersaing ketat untuk juara.
Persaingan semakin menarik karena hasil di MotoGP Australia mengharuskan jarak poin antara Francesco Bagnaia dengan Jorge Martin semakin lebar. Awalnya, keduanya berselisih 10 poin. Tapi, berkat hasil di Phillips Island, jaraknya menjadi 20 poin.
Baca Juga
Cedera Saat MotoGP Australia, Pedro Acosta Bisa Tampil di Buriram?
Lalu, apakah Ducati akan menggunakan taktik team order agar Francesco Bagnaia mempertahankan gelarnya lagi? Kecurigaan itu muncul karena musim depan, Jorge Martin akan berganti motor Aprilia.
“Kami sudah menjelaskan bahwa mereka tidak boleh terlalu agresif. Setiap pembalap menerima pesan yang sama. Peketnya (motor) juga sama. Hasil di Phillips Island membuktikan kami tidak berpihak pada satu pembalap,” kata Davide Tardozzi mengklarifikasi, dilansir Crash.net.
“Kami menginginkan semua pembalap merasa bebas bersaing. Sebab, memiliki enam penunggang Ducati di posisi teratas MotoGP itu sebuah kebanggaan bagi kami,” tambah Davide Tardozzi.
Davide Tardozzi juga memprediksi peluang Jorge Martin lebih besar disbanding Francesco Bagnaia. “Sulit memprediksi juaranya. Tapi, setelah balapan di Australia, peluang Jorge Martin lebih besar,” ucap Davide Tardozzi.
“Namun, siapa pun yang juara, dia memang pantas mendapatkannya. Mereka yang gagal juga sesungguhnya pantas juara. Idealnya ada dua pemenang. Tapi, memang hanya akan ada satu juara dunia. Jadi, dialah yang terbaik,” pungkas Davide Tardozzi.
Baca Juga
MotoGP Sisa Tiga Seri, Jorge Martin Janji Tampil Habis-habisan di Lintasan

