Jelang Kualifikasi Piala Afrika 2025, Nigeria Diterlantarkan Libya di Bandara
BENGHAZI, investortrust.id – Nigeria protes keras atas perlakuan buruk Libya jelang pertandingan Kualifikasi Piala Afrika 2025 di Martyrs of February Stadium, Benghazi, Rabu (16/10/2024) dini hari WIB. Mereka marah karena diterlantarkan selama sekitar 16 jam di bandara.
Nigeria mengalahkan Libya 1-0 pada pertandingan pertama di Uyo, Jumat (11/10/2024). Lalu, pertandingan kedua akan digelar Benghazi.
Awalnya, semua berjalan biasa-biasa saja. Kemudian, Nigeria berangkat ke markas Libya untuk pertandingan krusial. Mereka berharap dapat memastikan tempat untuk putaran final Piala Afrika 2025 di Maroko.
Baca Juga
Lionel Scaloni Harapkan Lautaro Martinez Raih Ballon d’Or 2024
Masalahnya, saat tiba di bandara, Nigeria dibiarkan terlantar berjam-jam. Masalah lebih pelik karena lokasi pertandingan masih berjarak 250 km dari bandara. Hal itu terjadi karena penerbangan mereka yang seharusnya menuju Benghazi dilihkan ke kota lain yang jauh dan minim fasilitas.
“Pemerintah Libya membatalkan pendaratan kami di Benghazi tanpa alasan. Mereka mengunci gerbang bandara dan membiarkan kami tanpa sambungan telepon, makanan, atau minuman. Semua itu untuk memainkan trik psikologis,” kata Kapten Nigeria William Troost-Ekong, dilansir BBC Sport.
“Sebagai kapten tim dan bersama seluruh tim, kami telah memutuskan tidak akan memainkan pertandingan ini,” tambah William Troost-Ekong.
Merespons hal itu, Asosiasi Sepak Bola Libya (LFF) mengatakan prihatin dengan laporan tersebut. Tapi, mereka membantah adanya dugaan pelanggaran. “Kami sangat menghormati rekan-rekan Nigeria kami dan ingin meyakinkan mereka bahwa pengalihan penerbangan mereka tidak disengaja,” bunyi pernyatan resmi LFF.
Baca Juga
Kejutan! Eliano Reijnders Tidak Masuk Skuad Timnas Indonesia Lawan China

