Kembali Jadi Sponsor BRI Liga 1, BRI Bantu Ciptakan Perputaran Ekonomi hingga Rp 10,4 Triliun
JAKARTA, investortrust.id - Sebagai komitmen dalam mendukung perkembangan olahraga nasional, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) atau BRI kembali menjadi sponsor utama dalam BRI Liga 1 musim 2024-2025. Kontribusi tersebut berpotensi menciptakan perputaran yang mencapai Rp 10,42 triliun.
Direktur Utama BRI Sunarso mengungkapkan, sebagai sponsor utama BRI sejak musim 2021, BRI terus mendorong perbaikan mutu di BRI Liga 1 agar naik level di Asia dan ASEAN. Sejumlah aturan baru BRI Liga 1 diterapkan untuk meningkatkan kualitas kompetisi dan mutu dari klub peserta, salah satunya dengan penggunaan video assistant referee (VAR) di musim 2024-2025 agar pertandngan lebih adil dan dapat dipertanggungjawabkan.
“Alasan utama BRI kembali menjadi sponsor untuk empat tahun berturut-turut tak lepas dari komitmen untuk terus menciptakan economic value dan menyampaikan deliver social value di masyarakat,” ujarnya, dalam keterangan resmi, Sabtu (28/9/2024).
Sepak bola, lanjut Sunarso, masih menjadi olahraga rakyat yang paling digemari di Indonesia, bahkan dunia. Hal ini sesuai dengan profil BRI yang memiliki keinginan untuk melayani masyarakat luas dari berbagai segmen yang tersebar di seluruh Indonesia.
Baca Juga
2,6 juta Pelaku UMKM Dapatkan Akses Pembiayaan KUR BRI di Sepanjang Tahun 2024
“Oleh karena itu kami menilai kompetisi BRI Liga 1 menjadi sarana yang efektif dan efisien untuk meningkatkan ekposur layanan dan produk BRI, terutama super apps digital banking yang menjadi andalan BRI yakni BRImo,” katanya.
Selain itu, faktor lain yang menjadi alasan BRI tetap mendukung perhelatan musim 2024-2025 tak lepas dari faktor ekonomi yang diciptakan dengan bergulirnya kompetisi. Menurut Survei dari LPEM Universitas Indonesia tahun 2020, kompetisi Liga 1 diproyeksikan menciptakan perputaran uang mulai Rp 2,7 triliun hingga Rp 3 triliun dalam setahun.
Baca Juga
Sementara, berdasarkan hasil riset terbaru yang dilakukan oleh BRI Research Institute yang dirilis pada Juli 2024, penyelenggaran BRI Liga 1 berpotensi menciptakan perputaran uang jauh lebih besar lagi, mencapai RP 10,42 triliun. Dari perputaran uang tersebut, dapat tercipta nilai tambah ekonomi (PDB) sebesar Rp 2,27 triliun, potensi pendapatan pajak tidak langsung bagi pemerintah sebesar Rp 866 miliar, serta penciptaan kesempatan kerja sekitar 45.000 orang.
“BRI tentu berharap jalannya kompetisi BRI Liga 1 ini dapat memberi dampak positif terhadap iklim kompetisi sepakbola nasional, sehingga liga ini dapat mencetak talenta-talenta muda berbakat yang akan mendorong prestasi sepakbola Indonesia di panggung global,” ucap Sunarso.

