Kalah Dari Bahrain dan Imbang dengan Timnas Indonesia, Graham Arnold Mundur
MELBOURNE, investortrust.id – Pelatih Australia Graham Arnold memutuskan mundur setelah hasil negatif pada dua pertandingan awal putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia Grup C. The Socceroos dikalahkan Bahrain dan imbang lawan Timnas Indonesia.
Graham Arnold melatih Australia sejak 2018. Dia menghasilkan catatan statistik lumayan. Dia memimpin 57 pertandingan dengan 37 kali menang, 7 imbang, dan 13 kali kalah. Dia sempat membawa Australia U-23 meraih tempat ketiga di Piala Asia U-23 2020.
Kini, setelah era yang panjang itu, Graham Arnold berhenti. Pemicunya, hasil negatif melawan Bahrain dan Timnas Indonesia. “Memimpin The Socceroos merupakan puncak karier saya dan sebuah kehormatan sejati,” ujar Graham Arnold di situs resmi The Socceroos.
Baca Juga
Imbang Lawan Atalanta di Liga Champions, Arsenal Punya Rekor Gol Buruk di Italia
“Saya sangat bangga dengan pencapaian kami, mulai dari memecahkan rekor hingga membina bakat baru dan mengukir sejarah di panggung global. Setelah mempertimbangkan dengan saksama, saya yakin inilah saatnya kepemimpinan baru untuk membimbing tim maju,” tambah Graham Arnold.
“Saya menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para pemain, staf saya, Football Australia, dan penggemar kami yang bersemangat atas dukungan mereka yang tak tergoyahkan. The Socceroos memiliki masa depan yang cerah, dan saya yakin mereka akan terus unggul,” lanjut Graham Arnold.
“Saya telah mengabdi selama 40 tahun untuk sepak bola Australia, dengan enam tahun terakhir dalam peran saya sebagai pelatih kepala The Socceroos,” beber Graham Arnold.
Graham Arnold memastikan, Keputusan mundur dibuat setelah pertandingan melawan Timnas Indonesia. “Saya harus membuat beberapa Keputusan. Setelah merenung dalam-dalam, naluri saya mengatakan inilah saatnya untuk berubah, baik untuk diri saya sendiri maupun program ini,” kata Graham Arnold.
“Saya telah membuat keputusan untuk mengundurkan diri berdasarkan apa yang terbaik bagi negara, para pemain, dan Football Australia. Saya telah memberikan segalanya yang saya bisa untuk peran ini, dan saya sangat bangga dengan apa yang telah dicapai selama masa jabatan saya,” tutup Graham Arnold.
Baca Juga
Dikalahkan AS Monaco di Liga Champions, Barcelona Kambing Hitamkan Kartu Merah

