Profil Daud Yordan, Juara Dunia Tinju Kelas Ringan Super Versi IBA Asal Kalimantan Barat
PONTIANAK, investortrust.id – Petinju asal Kalimantan Barat Daud Yordan baru saja menyegel gelar juara dunia kelas ringan super versi International Boxing Association (IBA). Petinju berusia 37 tahun itu juara setelah vakum 2 tahun.
Pertarungan tinju bertajuk “Laga di Khatulistiwa” berlangsung di GOR Terpadu Ayani, Pontianak, Sabtu (7/9/2024) malam WIB. Daud Yordan selaku jagoan tuan rumah menghadapi Hernan Leandro Carrizo (Argentina).
Pada pertarungan tersebut, Daud Yordan tampak tidak terburu-buru melancarkan serangan. Sebaliknya, Hernan Leandro Carrizo terus menghujam pukulan sejak ronde pertama. Tapi, Daud Yordan mampu membalikkan situasi dengan permainan agresif di ronde sembilan sekaligus membuat lawan terjatuh.
Hebatnya, Daud Yordan berhasil meraih gelar juara dunia setelah hampir dua tahun vakum tanpa bertanding. Pertarungan terakhirnya terjadi pada 1 Juli 2022 saat mengalahkan Panya Uthok (Thailand) lewat TKO pada ronde keenam.
Baca Juga
Juara MotoGP San Marino, Marc Marquez Berterima Kasih Kepada Hujan
Bagi penggemar tinju nasional, Daud Yordan bukan sosok asing. Biasa disapa Cino, lahir di Ketapang, 10 Juni 1987. Sebut profesional Daud Yordan terjadi pada 25 Agustus 2004 saat menang TKO lawan sesame petinju Indonesia, Anshori Anhar Pitulay.
Kariernya terus menanjak. Di era kejayaan, Daud Yordan sempat mencatatkan rekor 23 pertarungan dengan kemenangan. Sepanjang karier, Daud Yordan menjalani 48 pertarungan profesional di atas ring. Hasilnya, 43 kemenangan dihasilkan dan hanya mengalami 4 kekalahan.
Bergaya ortodoks, Daud Yordan memiliki postur 170 cm dengan jangkauan 173 cm. Dalam kariernya, dia terjun di sejumlah berbagai kategori seperti kelas bulu, kelas ringan, hingga kelas ringan super.
Prestasi terbaik Daud Yordan di ring tinju adalah saat memenangkan sabuk juara dunia kelas ringan versi IBO pada 2012 dengan mengalahkan Lorenzo Villanueva (Filipina) dengan kemenangan KO ronde kedua di Singapura. Sempat kehilangan gelar itu lawan Simpiwe Vetyeka (Afrika Selatan), Daud Yordan berhasil merebutnya kembali dari Daniel Brizuela (Argentina).
Kini, di usia yang tidak muda lagi, kemampuan Daud Yordan belum menurun. Kemenangan atas Leandro Carrizo membuktikan Daud Yordan masih haus kejayaan.
Baca Juga
Drama MotoGP San Marino Antarkan Marc Marquez Juara Back to Back

