Claudio Lotito Sebut Sven-Goran Eriksson Pelatih Tersukses dalam Sejarah Lazio
ROMA, investortrust.id – Presiden Lazio Claudio Lotito mengaku sangat sedih mendengar kabar Sven-Goran Eriksson tutup usia dalam usia 76 tahun setelah berjuang melawan kanker pangkreas.
Sven-Goran Eriksson meninggal dunia di kampung halamannya di Bjorkefors, Swedia, pada Senin (26/8/2024), setelah menderita kanker pankreas stadium akhir sejak Januari 2024.
Sven-Goran Eriksson meninggalkan sepak bola dengan catatan yang luar biasa bagi banyak tim, salah satunya Lazio. Tujuh trofi dipersembahkan Sven-Goran Eriksson untuk Lazio. Itu termasuk Scudetto 1999/2000. Itu menjadi titel liga kedua Lazio dalam sejarah yang belum bisa diulang hingga sekarang.
Baca Juga
Dibuang Manchester City, Joao Cancelo Dilaporkan Menuju Arab Saudi
Dalam pernyataan resminya, Lazio mengucapkan terima kasih atas apa yang sudah dilakukan Sven-Goran Eriksson ketika menjadi pelatih di Stadio Olimpico, Roma. Elang Ibu Kota Italia menyebut Sven-Goran Eriksson sebagai pelatih tersukses dalam sejarah klub.
“Kami berduka atas wafatnya Sven-Goran Eriksson. Keberaniannya menghadapi penyakit menjadi contoh dan pelajaran bagi siapa pun. Selama wawancara yang dia berikan dalam beberapa bulan terakhir, dia mampu menanamkan kecintaan pada kehidupan dan sepak bola,” ujar Claudio Lotito, di situs resmi Lazio.
“Dia adalah pelatih tersukses dalam sejarah Lazio. Dia di atas segalanya. Dia adalah seorang yang berintegritas dan pribadi yang sangat baik serta sopan. Dia tahu bagaimana memadukannya dengan ketenangan khas Nordik,” pungkas Claudio Lotito.
Baca Juga
Cetak Gol untuk Juventus di Serie A, Nicolo Savona Sebut Mimpi yang Jadi Nyata

