3 Alasan yang Membuat Paulo Dybala Batal Pindah ke Arab Saudi di Detik Terakhir
ROMA, investortrust.id – Misteri pembatalan Paulo Dybala pergi ke Arab Saudi dan memilih bertahan di AS Roma mulai terungkap. Sejumlah media Italia menyebut ada tiga alasan utama yang membuat La Joya batal membela Al Qadsiah di Liga Profesional Arab Saudi.
Rumor Paulo Dybala dengan Al Qadsiah sudah berlangsung sejak lama. Paket gaji 75 juta Euro (Rp 1,3 triliun) selama tiga tahun atau 25 juta Euro (Rp 433 miliar) per musim telah membuat La Joya goyang.
Sempat maju-mundur, Paulo Dybala kemudian memutuskan menerima tawaran Arab Saudi. Dia sudah berpamitan kepada rekan-rekan dan pelatihnya di AS Roma pada Kamis (22/8/2024) sore waktu Italia. Dia juga sudah berbicara dengan para pendukung Serigala Ibu Kota Italia.
Baca Juga
Begini Penilaian Cody Gakpo Soal Gaya Kepelatihan Arne Slot di Liverpool
Namun, malam harinya, Paulo Dybala tiba-tiba mengumumkan melalui unggahan di Instagram bahwa dirinya telah berubah pikiran. “Terima kasih, Roma. Sampai jumpa Minggu nanti (pertandingan Serie A),” tulis Paulo Dybala.
Keputusan itu disambut gembira para pemain dan pendukung AS Roma. Mereka senang sekaligus terkejut mengapa La Joya mengabaikan gaji selangit. Mereka juga bertanya-tanya apa alasan Paulo Dybala yang sebenarnya.
Menurut Sky Sports Italia, ada tiga alasan yang membuat Paulo Dybala batal hengkang dari AS Roma. Pertama, momen berpamitan dengan staf dan pemain AS Roma. La Joya tersentuh dengan penghormatan yang diberikan rekan-rekannya, terutama dari klan Argentina, Leandro Paredes, Edoardo Bove, dan Matias Soule.
Kedua, pendukung AS Roma melakukan tugas dengan sempurna. Ketika kabar Paulo Dybala pindah beredar, mereka mengirim banyak hadiah dan pesan menyentuh ke rumah La Joya. Ketiga, ibu dan istri Paulo Dybala ternyata tidak tertarik dengan ide pindah dan menetap di Arab Saudi.
Baca Juga
Begini Nasehat Enzo Maresca Agar Mykhailo Mudryk Moncer Lagi

