Jang Geun Suk "Prince of Asia" Idap Kanker Tiroid, Penyakit Apa Ini?
JAKARTA, investortrust.id – Aktor dan penyanyi asal Korea Selatan Jang Geun Suk mendadak membagikan kabar tentang kesehatannya. Bintang yang dikenal sejak berperan sebagai Kim Eun Ho, dalam serial televisi berjudul Hwang Jini ini mengaku mengidap kanker tiroid.
Dokter mendiagnosis Jang Geun Suk kanker tiroid sekitar satu tahun yang lalu. Namun, sang aktor yang kini juga disebut sebagai Prince of Asia merahasiakan hal tersebut karena tidak mau mengejutkan para penggemar.
"Halo, ini Jang Geun Suk. Ada yang ingin saya ungkapkan. Saya menyapa kalian di sini untuk pertama kalinya setelah sekian lama. Sebenarnya, saya didiagnosis kanker tiroid sekitar setahun yang lalu," ungkap Jang Geun Suk dalam video yang diunggah lewat YouTube.
Jang Geun Suk ternyata sudah menjalani operasi kanker tiroid. Kondisinya kini mulai pulih setelah operasi dua minggu lalu. "Sekarang sudah dua minggu, dan kondisi saya baik," ucap aktor kelahiran 4 Agustus 1987 tersebut.
Baca Juga
Tiroid Berbahaya, Begini Cara Deteksi Benjolannya di Leher Secara Mandiri di Rumah
Apa Itu Penyakit Tiroid?
Melansir dari Siloam Hospitals, Rabu (21/8/2024), penyakit tiroid adalah penyakit yang disebabkan oleh gangguan pada kelenjar tiroid yang memengaruhi fungsi kelenjar tiroid dalam memproduksi hormon. Akibatnya, hormon yang diproduksi menjadi terlalu tinggi atau terlalu rendah.
Gangguan pada kelenjar tiroid akan berdampak pada beberapa fungsi organ tubuh yang menyebabkan munculnya berbagai gejala, seperti detak jantung tidak teratur (aritmia), mudah lelah, dan perubahan berat badan secara drastis.
Penyakit tiroid adalah kondisi yang cukup umum terjadi. Meski dapat dialami oleh semua kalangan usia dan jenis kelamin, namun kondisi ini lebih sering ditemukan pada wanita dibandingkan pria.
Jenis-Jenis Penyakit Tiroid
Penyakit tiroid adalah kondisi kelainan pada struktur, mutasi jaringan, ataupun produksi hormon organ tiroid, yang banyak ditemukan pada wanita. Berikut ini adalah beberapa jenis penyakit tiroid:
1. Hipotiroidisme
Hipotiroidisme adalah kondisi yang terjadi akibat produksi hormon tiroid yang terlalu rendah. Kondisi ini dapat disebabkan oleh kelainan pada hipotalamus, kelenjar pituitari, dan kelenjar tiroid. Hipotiroidisme menyebabkan metabolisme tubuh menjadi lebih lambat. Hipotiroidisme yang terjadi dalam waktu lama dapat berkembang menjadi miksedema (komplikasi yang menyebabkan penurunan suhu tubuh, gagal jantung, anemia, dan koma), terutama jika tidak mendapatkan penanganan dengan tepat. Sementara pada bayi dan anak-anak, kondisi hipotiroidisme yang tidak ditangani dengan tepat dapat mengakibatkan keterlambatan perkembangan hingga retardasi mental.
2. Hipertiroidisme
Kebalikan dari hipotiroidisme, kondisi ini terjadi akibat kelenjar tiroid menghasilkan hormon tiroid terlalu tinggi sehingga metabolisme tubuh menjadi lebih cepat dari biasanya. Hipertiroidisme dapat menyebabkan penurunan berat badan secara drastis dan jantung berdetak lebih cepat atau tidak teratur.
3. Nodul Tiroid
Nodul tiroid adalah benjolan padat pada kelenjar tiroid yang berisi air. Benjolan ini dapat berupa tumor jinak atau kista. Meski tidak berbahaya, tetap dibutuhkan pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan penyebab timbulnya nodul tiroid.
4. Penyakit Gondok
Penyakit gondok disebabkan oleh pembengkakan kelenjar tiroid dan terlihat seperti benjolan pada leher. Gondok umumnya tidak menimbulkan nyeri, namun membuat penderitanya merasa tidak nyaman hingga kesulitan menelan.
5. Tiroiditis
Tiroiditis adalah peradangan pada kelenjar tiroid yang menyebabkan produksi hormon terlalu tinggi atau rendah. Tiroiditis terbagi menjadi beberapa jenis, namun yang paling sering ditemukan yaitu tiroiditis Hashimoto (penyakit autoimun yang menyerang kelenjar tiroid).
6. Kanker tiroid
Kanker tiroid disebabkan oleh adanya sel abnormal yang berkembang di kelenjar tiroid. Kondisi ini dapat disembuhkan apabila terdeteksi lebih awal.
Baca Juga
Yuk Biasakan Mulai Sekarang, Ini Segudang Manfaat Naik Turun Tangga Bagi Kesehatan Fisik dan Mental
Penyebab Penyakit Tiroid
Penyebab tiroid dapat dipicu oleh beberapa kondisi medis tertentu, seperti penyakit autoimun, infeksi virus atau bakteri, terapi radiasi, atau penggunaan obat untuk hipertiroidisme.
Sementara itu, beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko seseorang terkena penyakit tiroid, yaitu sedang hamil atau baru saja melahirkan, berusia di atas 60 tahun, menderita penyakit autoimun, pernah menjalani operasi tiroid (tiroidektomi), menjalani perawatan dengan iodium radioaktif atau obat anti-tiroid, dan eradangan pada kelenjar tiroid, serta memiliki keluarga dengan riwayat penyakit tiroid (genetik).
Pengobatan Penyakit Tiroid
Sehubungan dengan hal tersebut, lantas bagaimana pengobatan penyakit tiroid? Nah, penanganan penyakit tiroid akan disesuaikan dengan jenis penyakit yang diderita oleh pasien. Apabila penyebab penyakit tiroid adalah kadar hormon yang tinggi, maka dokter akan memberikan sejumlah pengobatan, seperti memberikan obat antitiroid, yang mana obat ini bermanfaat menghentikan produksi hormon dari kelenjar tiroid. Obat antitiroid yang biasanya diberikan pada penderita penyakit tiroid adalah propylthiouracil dan methimazole.
Kemudian, iodium radioaktif. Bermanfaat menghancurkan sel-sel tiroid sekaligus mencegah produksi hormon tiroid berlebih. Lalu, beta blocker. Di mana, dapat membantu mengendalikan gejala penyakit dan tidak berpengaruh pada produksi hormon tiroid.
Apabila pengobatan di atas kurang efektif, biasanya dokter akan menyarankan pasien menjalani tiroidektomi (pembedahan kelenjar tiroid). Setelah menjalani prosedur ini, pasien harus mengonsumsi hormon pengganti tiroid seumur hidupnya.
Sementara itu, bagi penderita penyakit tiroid akibat hormon tiroid yang terlalu rendah biasanya disarankan untuk menjalani terapi penggantian hormon. Pada terapi ini, dokter akan meresepkan obat hormon sintetis untuk memenuhi kebutuhan hormon tiroid.

