Rekor Head to Head Timnas Indonesia Lawan Arab Saudi di Laga Internasional Resmi Senior
JAKARTA, investortrust.id – Rekor head to head Timnas Indonesia lawan Arab Saudi di berbagai pertandingan internasional resmi senior bagaikan bumi dan langit.
Timnas Indonesia akan memulai kampanye putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia Grup C menghadapi Arab Saudi di King Abdullah Sports City, Jeddah, 5 September 2024. Lima hari kemudian, pasukan Garuda akan bertemu Australia di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta.
Khusus menghadapi tim dari Jazirah Arab, Timnas Indonesia punya rekor head to head yang kurang bagus. Catatan itu terjadi juga di era Shin Tae-yong. Selama menangani Timnas Indonesia, Coach Shin tujuh kali menghadapi tim Jazirah Arab. Hasilnya, sekali menang, sekali imbang, dan lima kali kalah.
Kemenangan Shin Tae-yong atas tim Timur Tengah didapatkan melawan Kuwait dan imbang dengan Palestina. Selebihnya, kalah dari Oman, Yordania, dan Irak (3 kali).
Baca Juga
Abaikan Panggilan Australia, Matthew Baker Datang ke TC Timnas U-17 Indonesia
Lalu, bagaimana dengan Arab Saudi? Bersama Timnas Indonesia, Shin Tae-yong belum pernah melawan Arab Saudi. Tapi, dalam catatan sejarah, pasukan Garuda sudah 14 kali menghadapi The Green Falcon di level senior.
Dalam 14 pertandingan sebelumnya, tim Merah-Putih kalah 11 kalah dan imbang 3 kali. Timnas Indonesia hanya mampu mencetak 7 gol berbanding 36 gol Arab Saudi atau -29. Artinya, persentase Timnas Indonesia lawan Arab Saudi hanya 10,71%.
Sementara pertemuan pertama Timnas Indonesia lawan Arab Saudi terjadi pada 1983 dalam leg pertama Kualifikasi Olimpiade 1984 di Jakarta. Saat itu, gol Dede Sulaeman pada menit 57 disamakan Fahed Mosaibeih (84). Lalu, saat leg kedua digelar di Riyadh, Timnas Indonesia kalah 0-3.
Pertemuan terakhir Timnas Indonesia dan Arab Saudi tercipta pada 2014 saat Kualifikasi Piala Asia 2015 di Damman. Hasilnya, gol Fahad Al-Muwallad (87), membuat pasukan Garuda menyerah 0-1.
Baca Juga
Begini Beda Liverpool Era Juergen Klopp dengan Arne Slot Menurut Diogo Jota

