Resmi Gabung AC Milan, Youssouf Fofana Sebut Mimpi yang Jadi Nyata
MILAN, investortrust.id – Pemain Prancis Youssouf Fofana menjelaskan alasan menolak tawaran klub lain demi mewujudkan mimpi masa kecilnya, yaitu bermain untuk AC Milan.
Youssouf Fofana akhirnya meninggalkan AS Monaco setelah AC Milan melakukan negosiasi selama berminggu-minggu pada jendela transfer musim panas ini. I Rossoneri sukses merebut Youssouf Fofana dari Manchester United dan West Ham United.
Untuk pergi ke AC Milan, AS Monaco melepas Youssouf Fofana dengan 23 juta Euro (Rp 398 miliar) ditambah 2 juta Euro (Rp 34,6 miliar). Dia akan mendapatkan kontrak dan gaji yang nominalnya lebih besar dari AS Monaco.
Baca Juga
Danilo Oliveira Alami Cedera Patah Kaki Horor, Nottingham Forest Beri Penjelasan
“Ketika klub menelepon dan menunjukkan mereka menginginkan anda, itu akan berdampak besar pada keputusan anda. Milan sangat terkenal di Prancis. Mereka mempresentasikan proyek untuk masa depan dan semuanya berjalan lancar,” ujar Youssouf Fofana, dilansir Football Italia.
“Saya sudah mempertimbangkan ide datang ke Milan sejak musim panas tahun lalu. Jadi, saya memutuskan tetap di Monaco untuk proyek baru yang ditunjukkan kepada saya. Pada akhirnya, semua orang menang dengan cara itu. Saya hanya memberi tahu klub bahwa saya ingin pergi dan memulai petualangan baru di Milan,” ungkap Youssouf Fofana.
Lebih lanjut, Youssouf Fofana menjelaskan AC Milan sudah menjadi klub tujuannya sejak lama. Dia mengaku sebagai penggemar I Rossoneri dan bermimpi merumput di San Siro.
“Saya tidak tahu apakah saya harus mengatakan ini. Tapi, saya telah berhubungan dengan Milan selama beberapa tahun. Itu tidak mungkin sebelumnya. Tapi, ini adalah momen yang tepat bagi saya dan bagi mereka. Saya pemain yang lebih lengkap dan ingin bermain di Liga Champions, untuk memenangkan Scudetto,” beber Youssouf Fofana.
“Saya tidak di sini untuk menjanjikan apa pun. Saya hanya menyukai proyek ini dan saya ingin menang. Itu saja. Saya Youssouf Fofana, gelandang modern yang harus bekerja di kedua area lapangan,” lanjut Youssouf Fofana.
“Saya berbicara dengan pelatih. Dia mengatakan kepada saya sangat antusias dan tidak sabar mulai bekerja dengan saya. Saya ingat ketika bermain melawan timnya di Prancis. Itu selalu sangat sulit, karena gaya permainannya berbeda dengan yang biasa kami lakukan,” pungkas Youssouf Fofana.
Baca Juga
Hansi Flick Puji 2 Gol Robert Lewandowski Lawan Valencia di Laga Perdana La Liga

