Anindya Bakrie: Raihan Medali di Olimpiade 2024 Bukti Pembinaan Olahraga Makin Luas
JAKARTA, investortrust.id - Chef de Mission (CdM) Kontingen Indonesia untuk Olimpiade Paris 2024 Anindya Bakrie menyatakan dua emas dan satu perunggu yang diraih Indonesia sangat berharga. Selain mengulangi kesuksesan di Olimpiade Barcelona 1922, Anindya menilai raihan dua emas dan satu perunggu membuktikan pembinaan olahraga Indonesia yang makin beragam dan dalam.
“Ini menjadi bukti pembinaan olahraga Indonesia semakin luas dan dalam,” kata Anindya di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (15/8/2024).
Baca Juga
Kesan dan Harapan para Atlet Peraih Medali Olimpiade Paris 2024
Anindya menilai 29 atlet yang berlaga di 12 cabang olahraga (cabor) yang berjuang di Olimpiade Paris 2024 menjadi raihan tersendiri. Hal ini membuktikan cakupan cabor yang diikuti Indonesia semakin luas.
“Dengan adanya undang-undang yang fokus pada desain besar olahraga nasional (DBON), saya rasa untuk mencapai Indonesia Emas 2045 dan bisa menjadi top 20 bukan menjadi hal yang tidak mungkin. Tentu butuh kerja keras dan kerja sama berbagai pihak,” ujar dia.
Anindya mengapresiasi kerja keras para atlet Indonesia yang berjuang hingga hari terakhir gelaran Olimpiade Paris 2024. Dia merasa bangga atas raihan emas yang disumbang Veddriq Leonardo dari panjat tebing nomor speed putra dengan medali emas dan Rizki Juniansyah dari angkat besi nomor 73 kilogram (kg) putra dengan medali emas.
“Veddriq bisa menjadi juara dan meraih medali emas di Olimpiade yang pertama kali dipertandingkan. Rizki mendapat medali emas, di kelasnya itu sangat bergengsi, kita juga,” kata dia.
Dia juga menyampaikan dukungan terhadap peraih medali perunggu pada cabor badminton nomor tunggal putri Gregoria Mariska Tunjung yang akrab disapa Jorji.
“Kita juga tidak menafikan Jorji yang mendapatkan perunggu. Saya lihat sendiri semua pertandingan, perjuangan Jorji sangat keras,” ucap dia.
Baca Juga
CdM Indonesia Anindya Bakrie Ucapkan Terima Kasih atas Perjuangan Atlet Olimpiade Paris 2024
Ke depan, Anindya berharap pemerintah, National Olympic Committee (NOC), Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), dan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) terus menguatkan kerja sama. Ini sebagai bagian dari upaya Indonesia untuk masuk dalam jajaran 20 besar negara penerima medali Olimpiade.
“Sekali lagi percayalah Indonesia bisa masuk top 20 di Olimpiade,” kata dia.

