Gagal Sumbang Medali Olimpiade Paris 2024, Eko Yuli Irawan Beberkan Penyebabnya
JAKARTA, investortrust.id – Lifter Indonesia Eko Yuli Irawan membuka rahasia kegagalan menyumbang medali angkat besi Olimpiade Paris 2024.
Eko Yuli Irawan bertanding ke Olimpiade Paris 2024 dengan catatan yang membanggakan. Tampil di angkat besi kelas 61 kg, dia bertanding untuk kali kelima sepanjang sejarah.
Hasilnya, Eko Yuli Irawan sanggup mencatatkan angkatan snatch seberat 135 kg. Tapi, dia gagal dalam tiga kali percobaan di angkatan clean and jerk. Bahkan, dia sempat terjatuh sehingga gagal membawa pulang sekeping medali.
Baca Juga
Medali Emas Rizki Juniansyah Jadi Motivasi Nurul Akmal di Olimpiade Paris 2024
Saat tiba di Indonesia, Sabtu (10/8/2024), Eko Yuli Irawan mengungkapkan kondisinya saat bertanding jauh dari kata sempurna. Cedera paha yang dialami sebulan sebelum Olimpiade Paris 2024 terus menghantui. Berbagai upaya dilakukan untuk mengurangi rasa sakit. Tapi, tetap kurang berhasil.
Saat lomba, Eko Yuli Irawan berhasil mengangkat 135 kg setelah tiga kali mencoba, meski upayanya mengangkat 139 kg dianggap gagal oleh juri. Pada clean and jerk, rasa sakitnya benar-benar memuncak. Itu membuat dirinya tidak berhasil dalam tiga percobaan.
“Cedera ini benar-benar terasa ketika mencoba clean and jerk, terutama saat berusaha bangkit dari posisi jongkok,” ujar Eko Yuli Irawan.
Meski kecewa, Eko Yuli Irawan tetap bersikap sportif menerima kegagalan di Olimpiade Paris 2024. “Saya sudah berusaha sekuat tenaga. Tapi, hasilnya belum sesuai harapan. Sekarang, saya akan fokus pada penyembuhan cedera ini,” pungkas Eko Yuli Irawan.
Baca Juga
Menpora Dito Ariotedjo Minta PBSI Susun Roadmap Menuju Olimpiade Los Angeles 2028

