MRCCC Siloam Targetkan 80% Perawat Onkologi untuk Perkuat Layanan Kanker
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - MRCCC Siloam Semanggi menargetkan 80% perawatnya menjadi perawat onkologi dalam lima hingga 10 tahun ke depan. Target tersebut ditempuh melalui pengembangan kompetensi dan pelatihan keperawatan khusus kanker untuk memperkuat layanan pasien dengan pendekatan tim multidisiplin.
Head of Nursing MRCCC Siloam Semanggi Fretty Lamria Manalu mengatakan peningkatan kompetensi perawat onkologi diperlukan seiring berkembangnya pilihan terapi kanker dan semakin kompleksnya kebutuhan pasien selama menjalani pengobatan.
“Pasien kanker tidak hanya membutuhkan terapi yang tepat, tetapi juga seseorang yang memahami apa yang terjadi pada tubuhnya selama menjalani terapi, membantu mengenali perubahan kondisi, memberikan edukasi, dan menghubungkan berbagai kebutuhan pasien dengan tim yang merawatnya. Di situlah peran oncology nurse menjadi sangat penting,” ujar Fretty dalam keterangan resmi, Senin (21/9/2026).
Baca Juga
Archipelago Hotels Libatkan 22 Hotel di Jatim Beri Dukungan Anak Pejuang Kanker
Menurut dia, perawat memiliki peran dalam mendampingi pasien selama menjalani rangkaian perawatan, mulai dari membantu pengelolaan gejala dan efek samping terapi, memberikan edukasi, hingga mendukung keselamatan pemberian terapi.
“Perkembangan teknologi untuk pengobatan kanker memang begitu cepat. Namun, human touch dari perawat tidak bisa digantikan. Dalam 24 jam, perawat berjalan bersama pasien,” katanya.
Dalam pelaksanaan layanan kanker, MRCCC Siloam Semanggi menerapkan pendekatan multidisciplinary team (MDT). Tim tersebut melibatkan dokter, perawat, apoteker, radiografer atau radiation therapist, ahli gizi, psikolog, rehabilitasi medik, serta tim paliatif sesuai kebutuhan pasien.
Melalui pendekatan tersebut, berbagai profesi kesehatan berkolaborasi untuk menangani kebutuhan pasien selama proses perawatan. Perawat menjadi salah satu bagian dari tim yang berinteraksi langsung dengan pasien sepanjang perjalanan pengobatan.
Penguatan kompetensi keperawatan tersebut juga berlangsung seiring MRCCC Siloam Semanggi meraih Magnet® with Distinction dari American Nurses Credentialing Center (ANCC) pada 2026.
ANCC mencatat MRCCC Siloam Semanggi sebagai penerima Magnet® with Distinction dalam daftar organisasi Magnet 2026. Program Magnet Recognition® menilai praktik dan kepemimpinan keperawatan melalui lima komponen, yakni Transformational Leadership, Structural Empowerment, Exemplary Professional Practice, New Knowledge, Innovations & Improvements, serta Empirical Outcomes.
Baca Juga
Kanker Prostat Bisa Diam-Diam Berkembang, Teknologi Robotik Bantu Operasi Lebih Presisi
Chief Executive Officer MRCCC Siloam Semanggi Tries Nainggolan mengatakan pengakuan tersebut mencerminkan sistem organisasi yang mendukung kolaborasi berbagai keahlian dalam pelayanan pasien kanker.
“Magnet Recognition with Distinction bukan sekadar pengakuan terhadap keperawatan, tetapi mencerminkan bagaimana sebuah organisasi membangun sistem yang memungkinkan berbagai keahlian bekerja bersama untuk memberikan pelayanan yang lebih terintegrasi,” ujar Tries.
MRCCC Siloam Semanggi menyatakan pengembangan kompetensi oncology nursing akan menjadi bagian dari penguatan layanan kanker, termasuk melalui pelatihan agar semakin banyak perawat memiliki kompetensi khusus dalam mendampingi pasien kanker.
