Debut Pelatih Jerman di UEFA Nations League, Juergen Klopp Lakukan Pendekatan Unik
Poin Penting
|
FRANKFURT, investortrust.id – Pelatih baru Jerman Juergen Klopp membuat gebrakan dalam pemanggilan pertamanya. Klopp memasukkan 44 pemain ke dalam dua skuad berbeda untuk menghadapi empat pertandingan UEFA Nations League 2026/2027.
Klopp membagi para pemain tersebut menjadi dua kelompok. Skuad pertama berisi 24 pemain dan akan menjalani dua pertandingan pembuka melawan Belanda di Amsterdam, Kamis (24/9/2026), serta Yunani di Augsburg, Minggu (27/9/2026). Setelah itu, 20 pemain lainnya bergabung untuk menghadapi Serbia di Muenchen, Kamis (1/10/2026), dan Yunani di Thessaloniki, Minggu (4/9/2026).
Sejumlah nama besar seperti Kai Havertz, Jamal Musiala, dan Nico Schlotterbeck masuk dalam kelompok pertama. Sementara Florian Wirtz, Nick Woltemade, dan Karim Adeyemi termasuk pemain yang dipersiapkan untuk dua pertandingan berikutnya.
Baca Juga
Absen di FIFA ASEAN Cup, Jay Idzes Dukung Timnas Indonesia dari Jauh
Keputusan tersebut menjadi bagian dari pendekatan Klopp untuk mengenal lebih banyak pemain sejak awal masa kepemimpinannya. Pelatih yang sebelumnya menangani Liverpool dan Borussia Dortmund itu menegaskan bahwa pembagian skuad bukan berarti menciptakan tim utama dan cadangan.
"Saya ingin mengenal sebanyak mungkin pemain. Tidak ada tim A atau tim B. Skuad disusun dengan cara yang masuk akal di lapangan serta dari sisi karakter dan pengalaman," kata Klopp dalam konferensi pers, dikutip DW.
Klopp juga membuka pintu bagi sejumlah pemain yang belum pernah memperkuat tim senior Jerman. DFB mencantumkan beberapa nama muda dalam pemanggilan kali ini, termasuk Felix Keidel, Younes Ebnoutalib, Lennart Karl, dan Hennes Behrens.
"Kami memiliki beberapa pemain di sini yang akan mengejutkan anda, tetapi kami melihat sesuatu dalam diri mereka dan ingin terlibat dalam perkembangan mereka. Banyak talenta yang menarik perhatian kami, begitu banyak sampai beberapa di antaranya bahkan tidak masuk dalam skuad," tutup Klopp.
Baca Juga
Debut di FIFA ASEAN Cup, Inilah Filosofi Jersey Ketiga Timnas Indonesia Buatan Kelme
