Juara di Misano, Marc Marquez Pimpin Klasemen MotoGP Bangkit dari Defisit 102 Poin
Poin Penting
|
MISANO, investortrust.id – Pembalap Ducati Marc Marquez akhirnya merebut posisi teratas klasemen MotoGP 2026 setelah memenangi balapan San Marino di Misano, Minggu (13/9/2026) malam WIB. Pembalap Ducati tersebut menyamai koleksi 274 poin Jorge Martin, tetapi berhak berada di puncak berkat jumlah kemenangan yang lebih banyak.
Marquez datang ke Misano dengan misi mengejar ketertinggalan setelah sebelumnya masih berada di belakang Martin. Bahkan, sebelum rangkaian balapan akhir pekan dimulai, pembalap asal Spanyol itu tertinggal 19 poin dari rivalnya di Aprilia.
Namun, Marquez tampil sempurna sepanjang akhir pekan. Setelah memenangi sprint race pada Sabtu, dia kembali menjadi yang tercepat dalam balapan utama untuk mengamankan 37 poin maksimal dari Misano.
Baca Juga
Sadar Persaingan Semakin Ketat, Marc Marquez Waspadai MotoGP di Misano
Kemenangan tersebut sekaligus menjadi kemenangan Grand Prix kelima Marquez musim ini. MotoGP mencatat keberhasilan itu sebagai kemenangan ke-78 dalam kariernya di kelas premier.
Pencapaian tersebut terasa semakin istimewa karena perjalanan Marquez menuju puncak klasemen tidak berjalan mulus. Cedera pada awal musim mengganggu upayanya mempertahankan gelar dunia. Setelah mengalami patah kaki pada Grand Prix Prancis, dia bahkan harus melewatkan satu seri untuk menjalani operasi.
Marquez juga menjalani prosedur pada bahu kanan untuk mengatasi masalah saraf yang sudah mengganggunya sejak kecelakaan pada MotoGP Indonesia Oktober 2025.
Ketika kembali beraksi pada Grand Prix Italia pada Mei, situasi Marquez masih sangat sulit. Pembalap Ducati itu tertinggal 102 poin dari pemuncak klasemen sehingga peluangnya untuk mempertahankan gelar terlihat semakin kecil.
Situasi tersebut kemudian berubah drastis. Marquez mulai mengumpulkan kemenangan demi kemenangan di Hungaria, Ceko, Jerman, Aragon, hingga Misano. Rangkaian hasil tersebut membuat defisit 102 poin yang sebelumnya memisahkan dia dari pemuncak klasemen akhirnya terhapus.
Di Misano, peluang Marquez semakin terbuka setelah Marco Bezzecchi mengalami kecelakaan ketika sedang memimpin balapan. Sementara itu, Martin tidak mampu mengejar podium dan harus puas dengan posisi kelima. Marquez pun memanfaatkan situasi tersebut untuk mengambil alih puncak klasemen.
“Tidak nyata. Rasanya benar-benar tidak nyata. Namun, jangan pernah menyerah. Saya akan terus berjuang sampai akhir. Ini belum selesai, tetapi juga belum berakhir,” kata Marquez setelah balapan, di situs resmi MotoGP.
Marquez kini mengoleksi 274 poin, sama dengan Martin. Namun, dia berada di posisi pertama karena sudah memenangi lima balapan Grand Prix, sedangkan Martin baru satu kali meraih kemenangan.
Bezzecchi berada di posisi ketiga dengan 241 poin setelah gagal menyelesaikan balapan kandangnya di Misano. Dengan demikian, pembalap Aprilia tersebut tertinggal 33 poin dari Marquez. “Jadi, kami berada di persaingan kejuaraan, bertarung melawan pembalap-pembalap yang sangat bagus, terutama Martin dan Bez,” ucap Marquez.
Dia mengakui sempat kehilangan konsentrasi setelah Bezzecchi terjatuh. Kondisi tersebut memberikan kesempatan kepada Martin untuk memberikan tekanan. “Dan hari ini, memang benar bahwa dalam balapan, setelah kesalahan Bezzecchi, saya sedikit terlalu percaya diri dan kemudian Martin menyerang saya,” tutur Marquez.
“Tetapi kemudian saya kembali mendapatkan kepercayaan diri, mempertahankan ritme, dan saya senang karena 37 poin di Misano ini sangat berarti,” beber Marquez.
Baca Juga
Buenos Aires Kembali ke Kalender MotoGP, Sirkuit Baru Bikin Bos MotoGP Kagum
