Batas Belanja Barcelona Naik Jadi Rp11,91 Triliun, Masih di Bawah Real Madrid
Poin Penting
|
BARCELONA, investortrust.id – Barcelona mendapat ruang lebih besar untuk bergerak di bursa transfer setelah batas biaya skuad mereka naik hampir €150 juta menjadi €582 juta (Rp11,91 triliun). Meski meningkat signifikan, angka tersebut masih jauh di bawah Real Madrid yang memiliki batas pengeluaran €832 juta (Rp17,02 triliun).
Batas biaya skuad merupakan jumlah maksimal yang dapat digunakan klub untuk membiayai pemain tim utama, staf pelatih, tim cadangan, dan akademi dalam satu musim. Perhitungannya antara lain mempertimbangkan pendapatan klub, pengeluaran nonolahraga, serta pembayaran utang.
Barcelona sebelumnya beberapa kali beroperasi di luar batas yang ditetapkan sehingga harus menghadapi pembatasan dalam perekrutan dan pendaftaran pemain. Kini, Barcelona kembali berada dalam batas pengeluaran tersebut.
Baca Juga
La Liga mengumumkan batas biaya skuad terbaru setelah bursa transfer musim panas ditutup. Barcelona kini kembali berada dalam posisi yang lebih leluasa secara finansial dibandingkan beberapa musim sebelumnya.
Kenaikan tersebut ikut menjelaskan agresivitas Barcelona di bursa transfer musim panas. Klub mendatangkan Anthony Gordon dan Rodri melalui kesepakatan yang masing-masing berpotensi bernilai lebih dari €70 juta (Rp1,43 triliun).
Real Madrid juga tidak kalah agresif. Los Blancos mendatangkan Yan Diomande dengan nilai awal €125 juta (Rp2,56 triliun). Dia menjadi salah satu dari enam pemain baru yang masuk ke skuad utama sepanjang periode transfer.
Di bawah dua rival El Clasico tersebut, Atletico Madrid menempati posisi ketiga dengan batas pengeluaran €361 juta (Rp7,39 triliun). Villarreal berada di urutan keempat dengan €170 juta (Rp3,48 triliun). Sedangkan Real Betis melengkapi lima besar dengan €142 juta (Rp2,91 triliun).
Sebaliknya, Sevilla menjadi klub dengan ruang belanja paling terbatas di La Liga. Juara Liga Europa tujuh kali itu hanya memiliki batas pengeluaran €20 juta (Rp409,20 miliar) per musim.
Kondisi Barcelona turut menjelaskan mengapa Hansi Flick sempat berambisi mendatangkan penyerang Atletico Madrid, Julian Alvarez, dengan nilai transfer lebih dari €100 juta (Rp2,05 triliun).
Perbaikan posisi finansial Barcelona tidak lepas dari sejumlah faktor. Kembalinya aktivitas di Spotify Camp Nou serta pembaruan kontrak sponsor menjadi salah satu pendorong peningkatan pendapatan klub.
Barcelona juga diperkirakan mencatat pendapatan lebih dari €1 miliar (Rp20,46 triliun) untuk pertama kalinya dalam sejarah klub. Angka tersebut akan dikonfirmasi dalam rapat umum pemegang saham pekan depan.
Selain pendapatan yang meningkat, Barcelona mendapat ruang gaji setelah sejumlah pemain dengan bayaran tinggi meninggalkan klub, baik secara permanen maupun sementara. Robert Lewandowski, Marc-Andre ter Stegen, Ronald Araujo, Ferran Torres, dan Marcus Rashford termasuk dalam daftar pemain yang pergi.
Dengan kondisi finansial yang mulai membaik, Barcelona kini memiliki ruang lebih besar untuk membangun skuad. Namun, Real Madrid tetap menjadi klub dengan daya belanja terbesar di La Liga, unggul sekitar €250 juta (Rp5,11 triliun) dari Barcelona.
Baca Juga
Jamal Musiala Cetak Gol Perdana, Bayern Muenchen Hancurkan Bodo/Glimt
