Gigit Jari! Kisah Transfer Lamine Camara dari Monaco ke Chelsea Gagal di Menit Akhir
Poin Penting
|
LONDON, investortrust.id – Lamine Camara dipastikan tetap menjadi pemain AS Monaco setelah rencana kepindahannya ke Chelsea senilai £47,1 juta (Rp1,13 triliun) gagal terealisasi pada hari terakhir bursa transfer musim panas 2026.
Gelandang asal Senegal berusia 22 tahun itu bahkan telah menjalani pemeriksaan medis di Prancis pada Selasa (1/9/2026) malam. Namun, proses transfer tersebut berakhir setelah bursa pemain Inggris ditutup pada pukul 23.00 waktu setempat.
Chelsea sebelumnya sudah berusaha keras mendapatkan Camara. Dua tawaran pertama mereka ditolak Monaco sebelum kedua klub akhirnya mendekati kesepakatan. Situasi berubah setelah Monaco menurunkan harga Camara ketika rencana kepindahan Folarin Balogun ke Everton kembali berada dalam ketidakpastian.
Baca Juga
Tottenham Pinjam Mykhailo Mudryk dari Chelsea, Ada Opsi Transfer Rp1,8 Triliun
Chelsea sempat sangat yakin transfer Camara akan rampung. Klub London Barat tersebut bahkan telah melepas Enzo Fernandez ke Manchester City dengan nilai £125 juta (Rp3 triliun), yang menyamai rekor transfer Inggris, dengan asumsi Camara akan segera bergabung.
Namun, harapan Chelsea buyar setelah Monaco mengirim pemberitahuan tertulis bahwa kesepakatan untuk Camara tidak akan dilanjutkan. Chelsea disebut kecewa karena tidak mendapatkan penjelasan mengenai perubahan sikap klub Ligue 1 tersebut.
Situasi tersebut diduga berkaitan erat dengan perkembangan transfer Balogun. Everton sebelumnya berusaha mendatangkan penyerang timnas Amerika Serikat itu dari Monaco, tetapi kesepakatan tersebut sempat diragukan.
Monaco memang disebut membutuhkan pemasukan besar dari penjualan pemain pada musim panas ini. Klub Prancis itu sebelumnya lebih memilih melepas Balogun, sementara untuk mendapatkan Camara, Monaco diyakini meminta "biaya yang substansial".
Perkembangan situasi tersebut membuat Chelsea kembali membuka peluang mendapatkan Camara. Setelah transfer Balogun ke Everton berada dalam ketidakpastian, Monaco tampaknya lebih terbuka melepas sang gelandang dengan nilai sekitar £47 juta (Rp1,13 triliun).
Camara sendiri masih menjadi bagian dari skuad Monaco ketika klub tersebut menghadapi Marseille pada Minggu. Dia tampil dalam kemenangan 2-0 Monaco, sedangkan Balogun tidak masuk daftar pemain untuk pertandingan tersebut.
Kondisi berubah drastis ketika transfer Balogun kembali menunjukkan tanda-tanda positif. Monaco kemudian tidak lagi menunjukkan sikap yang sama terhadap rencana penjualan Camara dan akhirnya membatalkan kepindahan sang gelandang ke Chelsea.
Dengan gagalnya transfer tersebut, Camara harus kembali melanjutkan kariernya bersama Monaco. Chelsea pun kehilangan salah satu target utama mereka di lini tengah pada hari terakhir bursa transfer.
Bagi Camara, situasi ini berarti dirinya harus kembali fokus bersama Monaco setelah sempat berada di ambang kepindahan ke Premier League. Pemain 22 tahun tersebut sebelumnya menjadi salah satu aset penting klub Ligue 1 dan masih terikat dengan Monaco setelah transfer ke Chelsea batal pada menit-menit akhir.
Baca Juga
Premier League Jebol Rekor Lagi, Belanja Transfer Tembus Rp81,75 Triliun
