Gabung SC Heerenveen, Mees Hilgers Usung Target Tinggi
Poin Penting
|
HEERENVEEN, investortrust.id – Mees Hilgers langsung memasang target tinggi setelah resmi bergabung dengan SC Heerenveen. Bek berusia 25 tahun itu yakin pengalaman dan karakter kepemimpinannya dapat memberikan warna baru bagi klub asal Friesland tersebut.
Hilgers didatangkan dari FC Twente dan langsung dihadapkan pada persaingan untuk mendapatkan tempat di lini belakang. Dia harus bersaing dengan Sam Kersten dan Maas Willemsen yang selama hampir dua musim menjadi pilihan utama di jantung pertahanan Heerenveen.
Namun, Hilgers datang tanpa rasa minder. Pengalaman lebih dari 130 pertandingan bersama FC Twente menjadi modal penting untuk merebut kepercayaan pelatih Robin Veldman. “Saya banyak bermain di FC Twente, jadi saya membawa pengalaman. Saya juga banyak berbicara dari lini belakang. Saya adalah pemain yang bisa memimpin tim,” ujar Hilgers, di situs resmi klub.
Baca Juga
Rencana Transfer Cody Gakpo ke Manchester City Terancam Batal di Hari Rerakhir
Karakter tersebut langsung terlihat dalam latihan pertamanya bersama Heerenveen. Suara Hilgers terdengar aktif memberikan arahan kepada rekan-rekannya di lapangan.
Dia mengaku sangat menikmati kembali berlatih bersama tim setelah melewati periode yang tidak mudah akibat cedera. “Latihan pertama berjalan baik. Saya benar-benar merindukan menjadi bagian dari sebuah kelompok dan bisa berlatih penuh bersama skuad. Saya juga bertemu pemain-pemain baru serta beberapa pemain yang sebelumnya pernah saya hadapi,” kata pemain yang memperkuat Timnas Indonesia tersebut.
Hilgers ternyata bukan sosok asing bagi Heerenveen. Sebelum menjadi bagian dari klub tersebut, dia sudah sembilan kali menghadapi Heerenveen bersama FC Twente.
Dari sembilan pertemuan itu, Hilgers mencatat lima kemenangan, satu kekalahan, dan tiga pertandingan berakhir imbang 3-3. Dia juga empat kali tampil di Stadion Abe Lenstra, tetapi hanya sekali merasakan kemenangan.
Pengalaman tersebut membuat Hilgers memahami betul atmosfer kandang Heerenveen. Menurut dia, bermain di stadion tersebut bukan perkara mudah karena dukungan suporter mampu memberikan tekanan besar kepada tim tamu.
“Bermain di sini selalu sulit. Anda tahu tidak mudah mendapatkan poin. Dalam 15 menit terakhir, ketika suporter semakin keras memberikan dukungan dan kami berdiri membelakangi tribun suporter Heerenveen, rasanya tidak menyenangkan,” tutur Hilgers.
Kini situasinya berubah. Hilgers tidak lagi datang sebagai lawan yang harus menghadapi tekanan dari tribun, melainkan akan mendapat dukungan dari suporter Heerenveen. “Sekarang saya akan mendapatkan dukungan itu, bukan menghadapinya. Ini klub yang sangat besar jika melihat stadion dan suporternya,” ujar Hilgers.
Keputusan bergabung dengan Heerenveen juga disebut tidak membutuhkan banyak pertimbangan. Begitu klub tersebut menunjukkan minat, Hilgers langsung tertarik. “Ketika Heerenveen datang, bagi saya sudah jelas bahwa saya ingin bermain di sini. Cara mereka bermain dan kualitas skuad membuat klub ini sangat menarik untuk kembali melanjutkan karier,” katanya.
Komunikasi dengan manajemen dan pelatih menjadi salah satu faktor yang semakin meyakinkannya. Hilgers mengaku mendapat kesan positif setelah berbicara dengan manajer teknis Johan Hansma dan Veldman.
“Mereka menelepon saya dan mengatakan bahwa mereka benar-benar tertarik. Saya juga mengatakan bahwa saya sangat tertarik bermain untuk Heerenveen. Tidak lama kemudian kami bertemu langsung. Percakapannya berjalan baik dan ada kecocokan,” ujar Hilgers.
Adaptasi Hilgers bersama rekan-rekan barunya pun berlangsung cepat. Dia mengaku mendapat sambutan hangat sejak hari pertama. “Saya diterima dengan baik, bahkan lebih baik dari yang saya bayangkan. Semua orang yang bekerja di sini sangat baik dan ramah. Para pemain juga menyambut saya dengan baik,” kata Hilgers.
Di lapangan, Hilgers menyadari dirinya belum otomatis menjadi pilihan utama. Namun, dia percaya memiliki sejumlah kelebihan yang dapat membantu Heerenveen.
Selain pengalaman dan kemampuan berkomunikasi, Hilgers menilai dirinya nyaman menguasai bola, berani membawa bola dari lini belakang, serta kuat dalam duel satu lawan satu.
“Ada beberapa hal yang bisa saya tambahkan ke tim ini. Saya sudah mengatakan bahwa saya memiliki pengalaman dan banyak berkomunikasi. Saya juga senang menguasai bola, sering membawa bola ke depan, dan kuat dalam duel satu lawan satu,” ucap Hilgers.
Meski sudah dinyatakan siap berlatih penuh, Hilgers masih harus menunggu lampu hijau dari tim medis untuk mendapatkan kesempatan bermain. Dia baru saja melewati proses pemulihan dari cedera serius.
“Yang pasti saya sudah siap untuk berlatih. Saya mengikuti seluruh latihan bersama tim. Selanjutnya saya harus melihat bersama staf medis kapan bisa mendapatkan menit bermain,” tutup Hilgers.
Baca Juga
Mikel Arteta Masuk Klub Elite 250 Laga Premier League Bersama Arsenal
