Duel Sengit di MotoGP Aragon, Marco Bezzecchi Kagumi Kecepatan Marc Marquez
Poin Penting
|
ARAGON, investortrust.id – Pembalap Aprilia Marco Bezzecchi mengakui kecepatan Marc Marquez sulit dibendung di MotoGP Aragon, Minggu (30/8/2026) malam WIB.
Bezzecchi mengawali balapan dari posisi terdepan setelah merebut pole position. Pembalap Italia itu sempat memimpin beberapa lap pertama, tetapi sejak awal sudah menyadari bahwa kecepatannya belum cukup untuk menjauh dari Marquez.
“Saat saya masih memimpin, saya melihat bahwa kecepatan saya tidak terlalu bagus. Saya mencoba membuka jarak, tetapi saya tahu Marc akan kembali mengejar,” ujar Bezzecchi, dilansir Crash.net.
Baca Juga
Hadapi Era Baru MotoGP, Enea Bastianini Gabung Trackhouse untuk Musim 2027
Marquez akhirnya mengambil alih posisi terdepan pada lap keenam di sektor chicane. Bezzecchi tidak menyerah begitu saja dan berusaha memberikan tekanan kepada juara bertahan MotoGP tersebut.
Bezzecchi bahkan mencoba membuat Marquez bekerja lebih keras untuk mempertahankan posisi. Namun, duel keduanya justru membuat Pedro Acosta mendapat kesempatan untuk merebut posisi kedua dari tangan Bezzecchi. “Sejujurnya, saya ingin membuat hidupnya sedikit lebih sulit, juga untuk Pedro, tetapi saya kehilangan kedua posisi tersebut hanya dalam beberapa detik!” kata Bezzecchi.
Duel Bezzecchi dan Marquez berlangsung sangat ketat. Keduanya sempat berdampingan dengan jarak hanya beberapa inci ketika melaju lebih dari 300 km/jam di lintasan lurus belakang.
Bezzecchi mengatakan kondisi aerodinamika turut memengaruhi pergerakan kedua motor ketika mereka berada dalam posisi berdekatan. Menurut dia, turbulensi udara membuat motornya justru tertarik mendekati Marquez meski sudah berusaha menjaga jarak. “Ketika kami berdekatan di lintasan lurus, aliran udara seperti melakukan sesuatu yang aneh. Saya ingin menjauh darinya, tetapi terkadang saya justru semakin mendekat,” ungkap Bezzecchi.
Situasi semakin sulit ketika Bezzecchi terlalu melebar ke sisi kiri lintasan. Dia kemudian harus mengerem lebih awal, sedangkan Acosta datang dari sisi kanan dengan kecepatan tinggi.
“Kemudian saya berada sedikit terlalu jauh di sisi kiri lintasan, jadi saya harus mengerem sedikit lebih awal. Pada saat itu, Pedro datang dari sisi kanan dengan kecepatan yang cukup tinggi. Sayangnya, saya kehilangan posisi. Tetapi itu momen yang menyenangkan!” sambung Bezzecchi.
Setelah kehilangan posisi dari Marquez dan Acosta, Bezzecchi tidak mampu kembali merebut tempat kedua. Namun, dia tetap menyelesaikan balapan dengan jarak cukup aman dari Alex Marquez yang sebelumnya finis sebagai runner-up dalam Sprint setelah berada di belakang Marc Marquez.
Bagi Bezzecchi, MotoGP Aragon tetap menjadi akhir pekan yang sangat positif. Hasil tersebut sekaligus menunjukkan perkembangan signifikan dibandingkan penampilannya pada musim sebelumnya.
“Itu adalah akhir pekan yang luar biasa. Tahun lalu saya datang ke sini dan memulai balapan dari posisi terakhir. Tahun ini saya merebut pole position dan meraih dua podium. Jadi, saya sangat puas,” kata Bezzecchi.
Meski kini turun ke posisi ketiga klasemen sementara MotoGP setelah dilewati Marc Marquez, Bezzecchi tetap membawa hasil positif dari Aragon. Dia berhasil memangkas tujuh poin dari rekan setimnya sekaligus pemimpin klasemen, Jorge Martin.
Persaingan papan atas MotoGP pun semakin menarik. Marquez terus menunjukkan kecepatannya, sementara Bezzecchi dan Martin masih memiliki peluang untuk menjaga persaingan gelar tetap terbuka.
Baca Juga
Sukses di Silverstone, Aprilia Incar Podium Tertinggi MotoGP di Kandang Marc Marquez
