Cek Videonya! Momen Matteo Guendouzi Bikin Keributan di Play-off Liga Champions
Poin Penting
|
LYON, investortrust.id – Gelandang Fenerbahce Matteo Guendouzi menuai kontroversi setelah terlibat keributan dengan pemain dan staf Lyon seusai play-off Liga Champions 2026/2027 di Groupama Stadium, Kamis (27/8/2026) dini hari WIB. Insiden tersebut terjadi setelah Fenerbahce menang 2-1 dan memastikan kelolosan ke fase liga dengan agregat 3-2.
Fenerbahce mengamankan kemenangan agregat 3-2 setelah sebelumnya bermain hanya imbang 1-1 pada leg pertama di Istanbul. Hasil itu mengantarkan klub Turkiye tersebut kembali ke fase liga Liga Champions setelah absen cukup lama.
Pertandingan sebenarnya sudah berlangsung dalam tensi tinggi sejak sebelum kick-off. Guendouzi menjadi sasaran cemoohan suporter Lyon ketika menjalani pemanasan. Hubungan sang gelandang dengan publik Lyon memang sensitif karena dia pernah memperkuat Olympique Marseille, rival utama Lyon di sepak bola Prancis.
Baca Juga
Chelsea Selangkah Lagi Boyong Honest Ahanor dari Atalanta, Harganya Rp760 Miliar
Alih-alih mengabaikan teriakan dari tribune, Guendouzi justru membalasnya dengan mengacungkan jari tengah ke arah suporter Lyon beberapa kali. Aksi tersebut tertangkap kamera dan membuat suasana di Groupama Stadium semakin panas.
Guendouzi kembali menjadi pusat perhatian setelah pertandingan. Saat para pemain Fenerbahce merayakan keberhasilan lolos, dia melakukan sejumlah gestur provokatif ke arah tribune. Salah satunya merupakan gestur yang berkaitan dengan rapper asal Marseille, Jul.
Gelandang asal Prancis itu juga terdengar meneriakkan “Allez l’OM!”, yang berarti “Ayo Marseille!”. Provokasi tersebut membuat beberapa pemain dan staf Lyon terpancing hingga terjadi keributan di lapangan.
Situasi kemudian semakin tidak terkendali. Sejumlah pemain Lyon mendatangi Guendouzi, sementara rekan-rekannya di Fenerbahce berusaha melindunginya dan membawa dia menjauh dari pusat keributan.
Keributan bahkan berlanjut ketika kedua tim menuju ruang ganti. Pemain serta staf dari kedua klub terlibat bentrokan di area lorong stadion. Rekaman yang beredar memperlihatkan aksi saling dorong dan kejar-kejaran sebelum petugas keamanan berusaha memisahkan kedua kubu.
Loïs Openda juga disebut terlibat dalam rangkaian insiden tersebut. Pemain Lyon itu terlihat mengalami luka di wajah dan sempat memeriksa bagian yang terluka setelah keributan.
Guendouzi kemudian memberikan konteks mengenai sikapnya. Dia menyebut dirinya mendapat hinaan dari suporter Lyon selama pertandingan, termasuk perkataan yang menyerang keluarganya. Namun, tindakan provokatifnya tetap menjadi salah satu pemicu utama memanasnya situasi seusai laga.
Di luar drama tersebut, Fenerbahce tampil efektif untuk memastikan kemenangan. Vedat Muriqi dan Archie Brown membawa tim tamu unggul 2-0 sebelum Malick Fofana memperkecil ketertinggalan Lyon. Skor 2-1 bertahan hingga pertandingan selesai dan Fenerbahce lolos dengan agregat 3-2.
Kemenangan itu memastikan Fenerbahce kembali ke panggung utama Liga Champions. Namun, malam bersejarah tersebut kemungkinan masih akan menjadi perhatian UEFA setelah keributan yang melibatkan pemain, staf, dan suporter terjadi di dalam stadion.
Baca Juga
Inilah Penyebab Nico Gonzalez Tinggalkan Manchester City Gabung Newcastle United
