Unik! Kalah di Pekan Perdana, Manchester United Pernah 3 Kali Juara Liga Premier
Poin Penting
|
MANCHESTER, investortrust.id – Kekalahan 0-2 dari Hull City pada pekan pembuka Liga Premier 2026/2027 belum otomatis mematikan peluang Manchester United untuk mengakhiri musim sebagai juara. Sejarah justru menunjukkan Setan Merah pernah tiga kali mengangkat trofi setelah mengawali kompetisi dengan kekalahan.
Manchester United mendapat pukulan keras saat bertandang ke MKM Stadium, Sabtu (22/8/2026). Menghadapi Hull City yang baru kembali ke kasta tertinggi, skuad Michael Carrick gagal mencetak gol dan harus pulang dengan tangan kosong.
Dua gol Hull lahir dari situasi bola mati melalui Semi Ajayi dan Nobel Mendy. Hasil tersebut sekaligus menjadi kemenangan pertama Hull atas Manchester United di Liga Premier.
Baca Juga
Kisah Valdas Dambrauskas, Pelatih Sabah FK dari 'Who Wants to Be a Millionaire?' ke Liga Champions
Namun, kekalahan pada pekan pertama bukan pengalaman baru bagi Manchester United. Klub yang bermarkas di Old Trafford tersebut tercatat menjadi satu-satunya tim dalam sejarah Liga Premier yang tiga kali kehilangan laga pembuka tetapi tetap keluar sebagai juara pada akhir musim.
Kisah pertama terjadi pada musim 1992/1993, ketika Manchester United kalah 1-2 dari Sheffield United pada pertandingan pembuka. Setelah itu, pasukan Sir Alex Ferguson bangkit dan akhirnya menjadi juara Liga Premier perdana dengan keunggulan 10 poin atas Aston Villa.
Tiga tahun kemudian, Manchester United kembali mengawali musim dengan kekalahan. Mereka takluk 1-3 dari Aston Villa pada musim 1995/1996. Kekalahan tersebut ternyata tidak menghambat laju Setan Merah. Manchester United kemudian memenangi 25 dari 37 pertandingan berikutnya dan mengakhiri musim sebagai juara.
Skenario serupa kembali terjadi pada 2012/2013. Manchester United kalah 0-1 dari Everton di Goodison Park dalam pertandingan pembuka. Di bawah Ferguson, mereka mampu bangkit dan merebut gelar dengan keunggulan 11 poin atas Manchester City.
Kini, Manchester United berusaha menghidupkan kembali memori tersebut. Tantangannya tidak ringan karena kekalahan dari Hull memperlihatkan sejumlah persoalan yang masih harus segera dibenahi, terutama dalam mengantisipasi bola mati. Dua gol tuan rumah menjadi bukti bahwa masalah tersebut belum sepenuhnya teratasi.
Michael Carrick sendiri meminta timnya tidak panik setelah hasil mengecewakan tersebut. Manchester United masih memiliki perjalanan panjang pada musim 2026/2027 dan kesempatan untuk memperbaiki posisi terbuka sejak pertandingan berikutnya.
Baca Juga
Jelang Penutupan Bursa Transfer, Liverpool Ajukan Tawaran Baru untuk Bradley Barcola
