Cek Videonya! Momen Leandro Trossard Ditampar di Liga Turkiye Tanpa Hukuman Wasit
Poin Penting
|
ISTANBUL, investortrust.id – Besiktas mengecam keras kinerja wasit setelah Leandro Trossard ditampar pemain Alanyaspor tanpa hukuman dalam pertandingan Liga Turkiye, Minggu (23/8/2026). Insiden tersebut menjadi sorotan setelah Besiktas akhirnya kalah 0-1.
Trossard baru menjalani pertandingan keduanya di Liga Turkiye sejak meninggalkan Arsenal dan bergabung dengan Besiktas pada bursa musim panas ini. Winger Belgia tersebut menjadi korban insiden tanpa bola ketika pertandingan melawan Alanyaspor berlangsung.
Rekaman ulang pertandingan memperlihatkan Fidan Aliti melayangkan tamparan ke wajah Trossard. Pemain berusia 32 tahun itu kemudian terjatuh sehingga wasit Adnan Deniz Kayatepe memiliki kesempatan untuk meninjau insiden tersebut.
Baca Juga
AS Roma Hancurkan Fiorentina, Paulo Dybala dan Donyell Malen Banjir Pujian
Namun, keputusan berbeda diambil. Kayatepe bersama wasit VAR Bülent Birincioğlu tidak memberikan hukuman kepada Aliti. Trossard terlihat kecewa karena pelanggaran yang menurutnya jelas tersebut tidak berujung kartu merah.
Besiktas akhirnya harus menerima kekalahan 0-1. Seusai pertandingan, Trossard mempertanyakan keputusan perangkat pertandingan. “Keputusan itu seharusnya jelas diubah. Menurut saya, lawan menampar saya. Kartu merah yang jelas. Keputusan itu seharusnya diubah,” katanya di situs resmi klub.
Besiktas kemudian ikut melancarkan protes keras. Klub asal Istanbul tersebut mengeluarkan pernyataan resmi. “Manajemen yang ditunjukkan para wasit dalam pertandingan kami melawan Corendon Alanyaspor telah tercatat dalam sejarah sebagai bukti memalukan bagi perwasitan Turki,” tulis Besiktas di media sosial.
Klub juga menyoroti rekam jejak Kayatepe serta mempertanyakan keputusan wasit VAR yang tidak memberikan rekomendasi hukuman setelah insiden terhadap Trossard. “Pemain lawan menampar Trossard tepat di depan mata dunia. Wasit Adnan Deniz Kayatepe gagal melihat insiden tersebut. Sementara Bulent Birincioglu di ruang VAR tetap diam,” lanjut pernyataan Besiktas.
Besiktas bahkan secara terbuka meminta kedua perangkat pertandingan tersebut tidak lagi memimpin laga mereka. “Kami tidak ingin lagi melihat wasit seperti Adnan Deniz Kayatepe dan Bulent Birincioglu dalam pertandingan kami,” tegas klub.
“Kami tidak menginginkan keuntungan ataupun hak istimewa. Kami hanya menuntut perwasitan yang adil dan setara. Kami akan terus memperjuangkan hak kami dengan penuh tekad sampai sistem yang tidak adil ini berubah,” pungkas Besiktas.
Baca Juga
Rumor Transfer, Arsenal Siapkan Rp2,52 Triliun untuk Julian Alvarez

