Bola Gol Tangan Tuhan Diego Maradona Terjual Rp59,3 Miliar
Poin Penting
|
NEW YORK, investortrust.id – Bola yang digunakan Diego Maradona saat mencetak gol kontroversial “Tangan Tuhan” pada Piala Dunia 1986 terjual US$3,35 juta (Rp59,3 miliar) dalam lelang di Amerika Serikat. Nilai tersebut jauh di bawah perkiraan awal yang mencapai US$10 juta (Rp176,9 miliar).
Bola Adidas Azteca tersebut menjadi saksi dua gol paling ikonik Maradona ketika Argentina mengalahkan Inggris 2-1 pada perempat final Piala Dunia 1986 di Meksiko. Gol pertama tercipta pada menit ke-51. Maradona menggunakan tangan kirinya untuk mengarahkan bola melewati kiper Inggris Peter Shilton. Wasit Ali Bin Nasser tidak melihat pelanggaran tersebut sehingga gol tetap disahkan.
Maradona kemudian memberikan pernyataan yang membuat gol tersebut semakin melegenda. Dia menyebut gol itu tercipta “sedikit dengan kepala Maradona dan sedikit dengan tangan Tuhan".
Baca Juga
Jay Idzes di Bench, Sassuolo Kalah dari Atalanta di Laga Perdana Serie A 2026/2027
Empat menit kemudian, Maradona kembali mencetak gol menggunakan bola yang sama. Kali ini dia melakukan aksi solo dari area pertahanan Argentina, melewati lima pemain Inggris sebelum menaklukkan Shilton. Gol tersebut kemudian dikenal sebagai “Goal of the Century”.
Heritage Auctions sebelumnya menggambarkan bola tersebut sebagai salah satu benda paling terkenal dalam sejarah olahraga. Lembaga lelang itu juga menyebut bola tersebut berpotensi menjadi benda sepak bola termahal yang pernah terjual.
“Ini benar-benar benda yang hanya ada satu di dunia. Bisa dibilang sebagai benda sepak bola paling penting yang pernah ada,” kata Mike Provenzale, spesialis lelang Heritage Auctions, sebelum proses lelang berlangsung, dilansir BBC Sport.
Bola tersebut memiliki sejarah panjang sebelum akhirnya kembali dilelang. Ali Bin Nasser, wasit asal Tunisia yang memimpin pertandingan Argentina kontra Inggris pada 1986, mengambil bola itu seusai pertandingan dan menyimpannya selama lebih dari tiga dekade.
Bin Nasser kemudian menjual bola tersebut pada 2022 dengan harga US$2,37 juta (Rp41,9 miliar). Bola yang sama kembali ditawarkan dalam lelang pada 2023, tapi tidak terjual karena penawaran tidak mencapai harga minimum yang ditetapkan.
Untuk memastikan keasliannya, Bin Nasser pada 2023 menandatangani surat yang menyatakan bahwa bola tersebut merupakan satu-satunya bola yang digunakan sepanjang pertandingan Argentina melawan Inggris. Keaslian itu kemudian diperkuat melalui proses autentikasi independen.
Meski terjual dengan harga fantastis, nilai akhir bola tersebut masih jauh dari target Heritage Auctions. Bola itu diperkirakan bisa mencapai US$10 juta (Rp176,9 miliar), tapi akhirnya berhenti di angka US$3,35 juta (Rp59,3 miliar).
Nilainya juga belum mampu menyamai jersey Argentina nomor 10 yang dikenakan Maradona dalam pertandingan yang sama. Jersey tersebut terjual sekitar US$9,3 juta (Rp164,6 miliar) pada lelang 2022.
Baca Juga
Pesta 5 Gol di Markas Elche, Hansi Flick Puas Start Sempurna Barcelona

