Rutin Olahraga, Badan Masih Mudah Lelah? Cek Program Latihanmu
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – Rutin berolahraga tapi tubuh masih mudah lelah dan performa tidak kunjung meningkat? Kondisi ini bisa menjadi tanda program latihan belum sesuai dengan kondisi fisik, kemampuan, dan tujuan masing-masing individu.
Selain konsistensi, hasil latihan juga dipengaruhi oleh program yang tepat serta keseimbangan antara beban latihan dan waktu pemulihan. Kondisi tersebut cukup sering dialami masyarakat yang aktif berolahraga maupun para sport enthusiast.
Menurut Dokter Spesialis Kedokteran Olahraga Mayapada Hospital Jakarta Selatan, dr. Taufan Favian Reyhan, Sp.KO, program latihan yang tepat merupakan salah satu kunci untuk mencapai hasil olahraga yang optimal secara aman dan berkelanjutan.
"Berolahraga secara rutin memang penting untuk kesehatan. Namun, banyak orang beranggapan bahwa semakin sering berolahraga, hasilnya akan semakin baik. Padahal, tanpa program latihan yang sesuai, tubuh belum tentu menjadi lebih bugar dan risiko kelelahan maupun cedera justru dapat meningkat," ujar dr. Taufan.
Dalam praktiknya, program latihan yang baik tidak hanya bertujuan meningkatkan performa, tapi juga membantu tubuh beradaptasi dengan beban latihan secara optimal. Kombinasi latihan daya tahan (endurance), latihan kekuatan (strength training), serta latihan stabilitas dan fleksibilitas yang disusun sesuai kebutuhan individu dapat membantu meningkatkan kebugaran sekaligus mendukung peningkatan performa secara lebih efektif.
Baca Juga
Penyempitan Aorta Jantung Bikin Lansia Mudah Lelah, Prosedur TAVI Jadi Opsi Minim Risiko
"Tidak semua latihan harus dilakukan dengan intensitas tinggi. Tubuh memerlukan kombinasi latihan yang sesuai dengan tujuan, kemampuan fisik, dan waktu pemulihan yang cukup agar peningkatan performa dapat terjadi secara optimal," jelas dr. Taufan.
Salah satu kesalahan yang cukup sering dilakukan adalah meningkatkan intensitas atau volume latihan terlalu cepat karena ingin segera melihat hasil. Padahal, tubuh membutuhkan waktu untuk beradaptasi terhadap beban latihan. Peningkatan yang dilakukan secara bertahap dan terukur dapat membantu menekan risiko cedera sekaligus mendukung peningkatan performa yang lebih konsisten.
Selain latihan, pemulihan (recovery) juga menjadi bagian penting dalam proses peningkatan kebugaran dan performa. Kualitas tidur, hari istirahat (rest day), serta pengaturan beban latihan membantu tubuh beradaptasi dan memulihkan diri secara optimal.
Dokter Spesialis Kedokteran Olahraga Mayapada Hospital Surabaya, dr. Pratama Wicaksana Wijaya, Sp.KO, menambahkan bahwa evaluasi kondisi fisik secara berkala juga penting untuk memastikan program latihan tetap sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan masing-masing individu.
Baca Juga
Mengenal Pentingnya Golden Period Penanganan Stroke, Serangan Jantung, dan Trauma
"Pemeriksaan kebugaran, analisis komposisi tubuh, maupun penilaian risiko cedera dapat membantu menyusun program latihan yang lebih tepat sasaran. Pada akhirnya, latihan yang terukur, nutrisi yang tepat, istirahat yang cukup, dan evaluasi berkala menjadi fondasi penting untuk meningkatkan performa sekaligus menjaga kesehatan tubuh dalam jangka panjang," ungkap dr. Pratama.
Bagi masyarakat yang ingin berolahraga secara lebih aman, terukur, dan sesuai dengan kondisi tubuh, Mayapada Hospital menyediakan Sports Injury Treatment & Performance Center (SITPEC), layanan yang terintegrasi dengan Orthopedic Center.
Layanan ini mencakup pemeriksaan kesehatan olahraga (sports medical check-up), skrining kesehatan dan kebugaran, pencegahan cedera, rehabilitasi, hingga program peningkatan performa olahraga yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing individu.
Didukung tim dokter multidisiplin berpengalaman serta fasilitas penunjang seperti gym, Body Composition Analysis, dan pemeriksaan VO₂ Max, SITPEC membantu masyarakat maupun atlet menyusun program latihan yang lebih aman, terukur, dan sesuai dengan target kebugaran maupun performa.
Informasi lebih lanjut mengenai layanan Mayapada Hospital dapat diperoleh melalui Call Center 150770, WhatsApp 0817-17-150770, Emergency Call 150990, atau fitur emergency call di aplikasi MyCare. Selain itu, masyarakat juga dapat memantau kebugaran tubuh melalui fitur Personal Health untuk menghitung detak jantung, jumlah langkah, kalori yang terbakar, hingga Body Mass Index (BMI).
Baca Juga
Sering Begadang Bukan Cuma Bikin Ngantuk, Jantung Juga Bisa Jadi Korban

