Rest in Pride! Italia dan AC Milan Berduka, Franco Baresi Menghadap Sang Pencipta
Poin Penting
|
MILAN, investortrust.id – Sepak bola Italia berduka. Legenda AC Milan sekaligus salah satu bek terbaik sepanjang sejarah, Franco Baresi, meninggal dunia pada usia 66 tahun karena sakit.
Franco Baresi memperkuat AC Milan selama 20 tahun, sejak menjalani debut pada 1977 hingga memutuskan pensiun pada 1997. Selama periode tersebut dia tampil dalam 719 pertandingan dan mencetak 33 gol.
Bersama I Rossoneri, Franco Baresi mempersembahkan enam gelar Serie A, tiga trofi Liga Champions, empat Supercoppa Italiana, dua Piala Super Eropa, serta dua Piala Intercontinental. Dia juga dipercaya mengenakan ban kapten selama 15 musim.
Baca Juga
Rumor Transfer Kiper Paraguay Orlando Gill ke Manchester United Bukan Isapan Jempol
Di level internasional, Franco Baresi mencatatkan 81 penampilan bersama Italia. Dia menjadi bagian skuad yang menjuarai Piala Dunia 1982 dan kembali tampil di final Piala Dunia 1994. Pada laga puncak melawan Brasil, Franco Baresi, yang baru pulih dari cedera lutut sukses meredam duet Romario dan Bebeto sepanjang pertandingan yang berakhir 0-0.
Namun, final di Amerika Serikat itu menjadi momen yang sulit dilupakan. Dalam adu penalti pertama sepanjang sejarah final Piala Dunia, Franco Baresi gagal mengeksekusi tendangan pertamanya sebelum Italia akhirnya kalah 2-3 dari Brasil, dengan Roberto Baggio juga gagal.
Franco Baresi juga identik dengan salah satu lini pertahanan terbaik dalam sejarah sepak bola Eropa. Bersama Paolo Maldini, Alessandro Costacurta, dan Mauro Tassotti, dia membentuk tembok kokoh yang membawa AC Milan berjaya di Italia maupun Eropa.
Seusai pensiun, hubungan Franco Baresi dengan I Rossoneri tidak pernah terputus. Pada 2020 dia dipercaya menjabat sebagai wakil presiden kehormatan AC Milan. Empat tahun kemudian, klub secara resmi memensiunkan nomor punggung 6 sebagai bentuk penghormatan atas dedikasinya.
Pada Agustus 2025, Franco Baresi menjalani operasi pengangkatan nodul di paru-parunya. Penampilan publik terakhirnya terjadi saat menghadiri upacara pembukaan Olimpiade Musim Dingin di Stadion San Siro pada Februari 2026.
Sekarang, dia telah berpulang. Kepergian Franco Baresi menjadi kehilangan besar bagi AC Milan dan Italia. Sosok yang menghabiskan seluruh karier profesionalnya bersama AC Milan itu dianggap sebagai simbol loyalitas, kepemimpinan, dan integritas klub.
"AC Milan berduka atas wafatnya Franco Baresi. Keteladanan dan integritasnya akan selamanya tertanam dalam DNA klub, sebagaimana nomor punggung 6 yang menjadi ikon dirinya. Seluruh keluarga besar klub dan semua Milanisti harus menjaga serta meneruskan warisan yang ditinggalkan Franco Baresi," tulis AC Milan di situs resminya.
"Untuk mengenang Franco, kami tetap bersatu karena kami tahu dia akan terus membimbing dan mendorong kami dalam perjalanan sebagai Merah-Hitam. Selamanya. Karena Franco Baresi akan abadi," lanjut pernyataan resmi AC Milan.
Baca Juga
Profil Carlos Espi, Anak Muda Levante Ditransfer Jose Mourinho ke Real Madrid
