Fenomena Mitchell Baker Bikin Pelatih Vietnam Kim Sang-sik Pusing
Poin Penting
|
HANOI, investortrust.id – Timnas Vietnam menghadapi ujian berat saat berjumpa Indonesia pada laga Grup A Piala AFF 2026, Senin (3/8/2026). Sorotan utama tertuju pada striker jangkung Mitchell Baker yang sedang tampil tajam dan diprediksi menjadi ancaman terbesar bagi lini belakang The Golden Star Warriors.
Penyerang bertinggi 196 cm itu baru saja mencetak hattrick ke gawang Kamboja. Dua dari tiga golnya lahir melalui sundulan, memperlihatkan dominasi Mitchell Baker dalam duel udara.
Fenomena Mitchell Baker ternyata viral hingga Vietnam. Sebab, juara bertahan Piala AFF itu akan menjadi lawan Timnas Indonesia selanjutnya. Laga di Stadion Pakansari, Kabupaten, Bogor, itu diperkirakan menjadi penentu perebutan posisi puncak klasemen Grup A.
Baca Juga
Rodri Naik Meja Operasi, Manchester City Tegaskan Tidak Dijual ke Real Madrid
Karena itu, pelatih Vietnam Kim Sang-sik sedang mencari formula terbaik untuk menghentikan bomber tersebut. Sejumlah nama diprediksi menjadi pilihan utama di jantung pertahanan Vietnam.
Bui Hoang Viet Anh menjadi kandidat terdepan berkat pengalamannya bersama Vietnam sejak U-23. Bek tengah itu dikenal memiliki kemampuan membaca permainan dengan baik serta cukup kuat dalam duel udara, meski posturnya hanya 184 cm.
Pilihan lain yang paling masuk akal adalah Dinh Quang Kiet. Tingginya, 195 cm, hampir menyamai Mitchell Baker sehingga dinilai mampu mengimbangi duel bola atas. Masalahnya, pengalaman internasionalnya masih terbatas lantaran faktor usia. Pengalamannya hanya terasah setelah tampil di V.League dan beberapa kali menghadapi penyerang asing tinggi.
Kim Sang-sik juga bisa mengandalkan Doan Van Hau (185 cm), yang kerap dimainkan sebagai bek tengah kiri. Pengalaman, permainan agresif, dan kemampuan memenangkan duel udara menjadi modal utama pemain tersebut. Dia juga dikenal sebagai pemain paling kotor di Asia Tenggara berkat reputasinya sebagai provokator dan tukang jagal.
Nama berikutnya adalah Nguyen Thanh Chung. Bek senior Vietnam itu dikenal piawai membaca situasi, menutup ruang, serta melakukan antisipasi sehingga tetap menjadi salah satu andalan di lini belakang. Tapi, dia hanya memiliki posutur 180 cm tau 19 cm di bawah Mitchell Baker.
Sementara bek Vietnam lainnya, Nguyen Nhat Minh hanya berpostur 175 cm. Dia memang kalah dari sisi postur. Tapi, dia memiliki kelebihan dalam penempatan posisi, kecerdasan membaca arah permainan, dan pressing ketat yang dapat menyulitkan penyerang bertubuh tinggi seperti Mitchell Baker.
Keputusan Kim Sang-sik memilih pemain yang bertugas mengawal Mitchell Baker diperkirakan akan menjadi salah satu faktor penentu hasil pertandingan. Tapi, Garuda bukan hanya Mitchel Baker. Masih ada pemain lain yang bisa jadi senjata di lini serang seperti Ragnar Oratmangoen, Egy Maulana Vikri, hingga Jens Raven.
Baca Juga
Resmi! Zinedine Zidane Gantikan Didier Deschamps Latih Prancis
