Claudio Ranieri Direktur Teknik, Roberto Mancini Kembali Jadi Pelatih Italia
Poin Penting
|
ROMA, investortrust.id – Spekulasi pelatih baru Italia berakhir. Asosiasi Sepak Bola Italia (FIGC) memutuskan kembali mempercayakan kursi pelatih kepada Roberto Mancini untuk memimpin Gli Azzurri menggantikan Gennaro Gattuso. Dia akan dibantu Claudio Ranieri sebagai Direktur Teknik.
Keputusan FIGC terbilang mengejutkan karena dalam beberapa hari terakhir Andrea Pirlo lebih sering disebut sebagai kandidat utama. Tapi, proses penunjukan mantan gelandang AC Milan dan Juventus itu akhirnya tidak pernah terealisasi.
Laporan yang beredar menyebut Presiden FIGC Giovanni Malago menolak rencana pengangkatan Pirlo. Perbedaan pandangan tersebut memicu gejolak di internal FIGC hingga Direktur Teknik Paolo Maldini dan penasihat Leonardo memilih mengundurkan diri. Padahal, keduanya baru sekitar 10 hari menjalankan tugas.
Baca Juga
Puncaki Klasemen Grup A, Pelatih Singapura Gavin Lee Fokus Vietnam dan Indonesia
Sebagai bagian dari restrukturisasi, FIGC juga mengumumkan Claudio Ranieri sebagai Direktur Teknik yang baru. Pelatih senior itu dipercaya mengisi posisi yang ditinggalkan Maldini.
Bagi Mancini, ini menjadi periode kedua menangani Italia. Dia sebelumnya membesut Gli Azzurri sejak Juli 2018 hingga Agustus 2023 dan menjadi salah satu pelatih tersukses dalam beberapa tahun terakhir.
Pencapaian terbaik Mancini terjadi ketika membawa Italia menjuarai Euro 2020. Di bawah arahannya, Gli Azzurri mengalahkan Inggris melalui adu penalti pada partai final dan kembali mengangkat trofi Eropa setelah penantian panjang.
Meski mampu mempersembahkan gelar bergengsi, perjalanan Mancini juga meninggalkan catatan pahit. Italia gagal meraih tiket Piala Dunia 2022 setelah disingkirkan Makedonia Utara 0-1 pada babak semifinal play-off.
Selama menjalani periode pertamanya bersama Italia, Mancini memimpin Gli Azzurri dalam 58 pertandingan di berbagai kompetisi dengan rata-rata raihan 2,17 poin setiap laga. Kini, dia kembali dibebani harapan besar untuk membawa Italia kembali menjadi kekuatan utama sepak bola internasional.
Baca Juga
Tiru Luis Enrique? John Herdman Ungkap Alasan Beri Instruksi Dari Tribun Stadion Pakansari
