Ciputra Golfpreneur Tournament 2026 Perebutkan Hadiah Rp2,7 Miliar
Poin Penting
|
TANGERANG SELATAN, investortrust.id - Ciputra Golfpreneur Tournament 2026 dipastikan kembali bergulir pada 26–29 Agustus 2026 di Damai Indah Golf, BSD Course, Tangerang Selatan. Memasuki edisi ke-11, kejuaraan resmi skala regional dalam kalender Asian Development Tour (ADT) ini siap memperebutkan total hadiah fantastis mencapai US$ 150.000 atau sekitar Rp 2,7 miliar (dengan asumsi kurs US$ 1 = Rp 18.000).
Ajang tahunan ini menjadi karpet merah bagi para pegolf terbaik Tanah Air untuk menjajal kemampuan serta merebut poin penting menuju panggung Asian Tour. Dalam konferensi pers yang digelar Jumat (24/7/2026), Chairman Ciputra Golfpreneur Foundation (CGF) Nararya Ciputra Sastrawinata menegaskan pentingnya turnamen ini bagi perkembangan atlet lokal.
"Dengan mendapatkan kesempatan bertanding dalam sebuah turnamen internasional di Indonesia tidak hanya memberikan pengalaman baru, tapi juga membuka exposure dan wawasan para atlet Indonesia, sehingga mereka siap untuk berkompetisi di turnamen-turnamen internasional lainnya," ujar Nararya di Damai Indah Golf, BSD Course, Tangerang Selatan.
Ciputra Golfpreneur Tournament merupakan sebuah turnamen profesional di skala regional yang diprakarsai oleh Almarhum DR. (HC) Ir. Ciputra pada tahun 2014 dan di-sanction oleh Asian Development Tour (ADT). Visi dari Ciputra untuk meningkatkan level kompetitif para pegolf profesional Indonesia agar suatu saat nanti bisa menjadi juara di level regional dan internasional.
ADT sendiri didirikan oleh Asian Tour pada tahun 2010 untuk menyediakan platform pengembangan yang membantu para atlet golf profesional mencapai status yang lebih tinggi di Asian Tour dan level yang lebih tinggi. Ciputra menyadari kesempatan ini dapat mendukung para atlet golf profesional Indonesia yang sedang berkembang dan berupaya untuk masuk level turnamen internasional yang lebih tinggi.
Sementara itu, Founder Ciputra Golfpreneur Foundation dan juga President Director PT Damai Indah Golf Tbk Budiarsa Sastrawinata mengatakan, sejak awal turnamen ini diselenggarakan untuk memberikan kesempatan kepada para pegolf profesional Indonesia untuk bertanding dengan atlet-atlet dari negara lain, sehingga mereka terbiasa bertanding di turnamen level internasional, dan suatu saat nanti menjadi juara.
Baca Juga
"Selanjutnya mereka juga bisa berkompetisi di level internasional yang lebih tinggi," kata Budiarsa.
Budiarsa menjelaskan, walaupun sudah tutup usia pada 27 November 2019, semangat Ciputra untuk membangun prestasi golf Indonesia dan internasional tidak pernah padam. Pada tahun 2020 Ciputra Golfpreneur Foundation didirikan oleh keluarganya untuk melanjutkan visi Ciputra dalam mendukung prestasi para atlet potensial Indonesia. Impiannya adalah melihat atlet golf Indonesia menjadi pegolf berkelas dunia.
"Melalui CGF dua turnamen secara konsisten selalu diselenggarakan, selain Ciputra Golfpreneur Tournament juga ada Ciputra Golfpreneur International Junior World Championship yang sudah diselenggarakan sejak 32 tahun lalu," terangnya.
Sejak tahun lalu, total hadiah uang yang diperebutkan Ciputra Golfpreneur Tournament sebesar US$ 150.000 atau Rp 2,7 miliar (kurs US$ 1 = Rp 18.000). Turnamen ini merupakan turnamen yang paling konsisten diselenggarakan dalam agenda Asian Development Tour.
Awalnya turnamen ini menyediakan hadiah total US$ 100.000. Kemudian pada tahun 2021 naik menjadi US$ 110.000, tahun 2023 menjadi US$ 125.000, lalu menjadi US$ 140 000 pada tahun 2024.
Dalam kesempatan yang sama, Teddy Jubilant yang mewakili Asian Development Tour menyampaikan apresiasinya kepada Ciputra Group dan Damai Indah Golf atas komitmen dan dukungan yang luar biasa. Menurut Teddy, Ciputra Golfpreneur Tournament merupakan turnamen paling konsisten di ADT.
"Turnamen ini menghasilkan beberapa pemenang yang luar biasa. Tahun lalu Matt Killen, pegolf dari Inggris menjadi juara dan saat ini dia menjadi salah satu pegolf kami yang memiliki potensi besar. Tahun lalu dia finish 10 Besar di Order of Merit ADT dan sekarang main di Asian Tour," ucap Teddy.
Selain itu, lanjut Teddy, ada Tom Kim, Suteepat Prateeptienchai, dan Miguel Carballo yang setelah memenangkan turnamen ini berhasil meraih prestasi di level yang lebih tinggi. Tom Kim merupakan salah satu pegolf dunia yang menjadi juara Ciputra Golfpreneur Tournament 2019. Pegolf asal Korea Selatan ini sekarang sudah menjadi salah satu pegolf yang diperhitungkan.
Pada pertengahan Juni lalu menjadi juara Genesis Scottish Open 2026, turnamen PGA Tour berhadiah total US$ 9 juta. Tiga gelar juara PGA Tour lain yang diraihnya yaitu Wyndham Championship 2022, Shriners Children's Open 2022 dan 2023.
Chairman Proffesional Golf Association Tour of Indonesia (PGATI) Agus Triyono menambahkan, Ciputra Golpreneur Tournament merupakan turnamen golf profesional yang paling ditunggu di Indonesia.
"Bukan hanya pegolf-pegolf profsional Indonesia, tapi pegolf-pegolf luar negeri juga selalu menantikan turnamen ini. Selalu banyak peminatnya. Tidak hanya karena nilai prize money yang cukup besar, tapi persaingan di tournament ini juga semakin kompetitif," tutur Agus.
Menurut Agus, walaupun belum ada pegolf Indonesia yang berhasil menjadi juara di Ciputra Golfpreneur Tournament, namun kesempatan untuk juara tetap terbuka. Dari 150 peserta yang akan ikut turnamen ini, 40 peserta merupakan pegolf lokal Indonesia.
"Beberapa pegolf profesional kita sudah mempunyai mental juara, secara teknis permainan pun tidak kalah. Namun, yang harus ditingkatkan adalah konsistensi permainan dari pertandingan pertama sampai final," tegas Agus.

