Sumbang 8 Pemain di Final Piala Dunia 2026, Barcelona Kantongi Rp55 Miliar Dari FIFA
Poin Penting
|
BARCELONA, investortrust.id – Barcelona dipastikan menerima dana kompensasi hampir €2,9 juta (Rp55 miliar) dari FIFA atas kontribusi melepas para pemain untuk membela tim nasional di Piala Dunia 2026.
Barcelona menjadi salah satu klub dengan kontribusi terbesar di Piala Dunia 2026 setelah mengirimkan 16 pemain ke Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada bersama berbagai tim nasional. Hebatnya, delapan pemain di antaranya, atau 50 persennya akan berjibaku di pertandingaan final.
Delapan pemain Barcelona di final Piala Dunia 2026 semuanya berasal dari Spanyol. Mereka adalah Joan Garcia, Eric Garcia, Pau Curbasi, Gavi, Pedri, Ferran Torres, Dani Olmo, dan Lamine Yamal.
Baca Juga
Dikalahkan Argentina di Piala Dunia 2026, Thomas Tuchel Bertahan atau Dipecat?
Berdasarkan laporan El Mundo Deportivo, Barcelona memperoleh kompensasi sebesar €2.893.533 (sekitar Rp55 miliar) melalui FIFA Club Benefits Programme. Itu merupakan program yang memberikan penghargaan kepada klub-klub yang melepas pemainnya ke turnamen internasional.
Meski besar, nilai kompensasi yang diterima Barcelona di Piala Dunia 2026 justru menurun dari Piala Dunia 2022. Saat itu, seusai turnamen di Qatar, Barcelona memperoleh sekitar €4,43 juta (Rp84,2 miliar). Penurunan hampir €1,54 juta itu terjadi setelah FIFA mengubah sistem pembagian dana kompensasi.
Dalam skema terbaru, FIFA tidak lagi memusatkan pembayaran hanya pada putaran final Piala Dunia. Dana kini dibagi ke dalam dua komponen, yakni kompensasi selama babak kualifikasi dan kompensasi selama putaran final.
Perubahan tersebut membuat lebih banyak klub di seluruh dunia ikut menikmati dana kompensasi karena pemain mereka tampil pada fase kualifikasi. Dampaknya, klub-klub besar seperti Barcelona yang menyumbang banyak pemain ke putaran final menerima bagian yang lebih kecil dibandingkan edisi sebelumnya.
Pada fase kualifikasi, FIFA memberikan kompensasi sebesar €2.045 (Rp38,9 juta) untuk setiap pemain yang dipanggil tim nasional dalam satu pertandingan, terlepas dari apakah pemain tersebut tampil atau tidak. Dari skema tersebut, Barcelona berhasil mengumpulkan €153.375 (Rp2,9 miliar) sebelum Piala Dunia dimulai.
Salah satu penyumbang terbesar berasal dari winger Brasil, Raphinha. Pemanggilan Raphinha dalam 13 pertandingan kualifikasi di zona Amerika Selatan menghasilkan kompensasi sekitar €26.585 (Rp505 juta) bagi Barcelona.
Sementara pembayaran pada putaran final dihitung menggunakan sistem harian. FIFA memberikan kompensasi sebesar €4.330 (Rp82,3 juta) per pemain setiap hari, terhitung sejak pemusatan latihan tim nasional dimulai hingga sehari setelah negara tersebut memainkan pertandingan terakhirnya di Piala Dunia.
Meski FIFA meningkatkan total anggaran Club Benefits Programme, perubahan mekanisme distribusi membuat dana yang diterima klub-klub penyumbang pemain terbanyak menjadi lebih kecil. Dengan kata lain, Barcelona tetap memperoleh keuntungan finansial, tapi nominalnya tidak sebesar yang diterima setelah Piala Dunia 2022.
Baca Juga
Gagal Juara Piala Dunia Lagi, Harry Kane Belum Mau Pensiun dari Tim Nasional

