Spanyol Lawan Prancis Bakal Jadi Laga Emosional Aymeric Laporte
Poin Penting
|
ARLINGTON, investortrust.id – Bek Spanyol Aymeric Laporte menegaskan tidak pernah menyesali keputusannya membela La Furia Roja meski sempat menuai kontroversi saat berganti kewarganegaraan dari Prancis. Menurut dia, keputusan tersebut menjadi salah satu pilihan terbaik dalam kariernya.
Pernyataan itu disampaikan Laporte jelang semifinal Piala Dunia 2026 melawan Prancis. Bek tengah berusia 32 tahun itu mengaku sempat menghadapi tekanan besar ketika memutuskan membela Spanyol, tapi kini merasa bangga menjadi bagian dari skuad asuhan Luis de la Fuente.
"Itu memang masa yang sulit bagi saya. Tapi, saya sudah mengambil keputusan dan saya sangat bahagia dengan pilihan tersebut," kata Laporte dalam wawancara dengan Radio MARCA.
Baca Juga
Cek Videonya! Insiden Spidercam yang Dianggap Menangkan Inggris Lawan Norwegia
Laporte menilai polemik yang menimpanya saat itu sebenarnya berlebihan. Dia mengungkapkan banyak pemain lain yang juga berganti tim nasional, tetapi tidak mendapat sorotan sebesar yang dialaminya.
"Sebelum saya, banyak pemain pernah mengalami situasi yang sama, tetapi tidak menimbulkan kegaduhan sebesar ini. Saat masih bermain di kelompok usia Prancis, saya mengenal sekitar 22 atau 23 pemain yang akhirnya membela negara lain," ujar Laporte.
Bek yang kini bermain di Arab Saudi itu juga menanggapi kritik terhadap penampilannya bersama timnas Spanyol. Menurut Laporte, gaya bermain La Furia Roja membuatnya bisa tampil lebih maksimal karena sesuai dengan karakter permainannya.
"Permainan Spanyol adalah gaya sepak bola yang paling membuat saya nyaman dan bisa mengeluarkan kemampuan terbaik," kata Laporte.
Namun, Laporte menilai penilaian terhadap pemain tidak selalu murni ditentukan performa di lapangan. Dia menyebut ada kepentingan lain, termasuk faktor pemasaran dan sorotan media, yang turut memengaruhi opini publik.
"Di sepak bola ada kepentingan-kepentingan tertentu. Terkadang ada pemain yang lebih sering dibicarakan dibandingkan pemain lain. Saya mengetahui itu dari sumber yang dapat dipercaya," ujar Laporte.
Laporte mengaku pernah mendapat penjelasan mengejutkan dari sebuah media olahraga setelah tidak masuk dalam susunan tim terbaik. "Saya pernah diberi tahu bahwa saya tidak masuk tim terbaik karena tidak memberikan jersey. Hal-hal seperti itu menunjukkan ada kepentingan lain yang bisa menguntungkan atau justru merugikan seorang pemain," ungkapnya.
Jelang duel semifinal melawan Prancis, Laporte optimistis Spanyol mampu mengamankan tiket ke final. Menurutnya, hasil pertandingan akan lebih banyak ditentukan oleh performa La Furia Roja sendiri.
"Kami harus memainkan sepak bola terbaik kami. Saya yakin hasil pertandingan akan lebih bergantung pada apa yang kami lakukan daripada apa yang dilakukan Prancis," tegas Laporte.
Baca Juga
Argentina Lawan Inggris di Semifinal Piala Dunia 2026, Lionel Messi Bilang Begini
