Catat! Fakta Unik Semifinal Piala Dunia 2026
Poin Penting
|
ATLANTA, investortrust.id – Semifinal Piala Dunia 2026 dipastikan menjadi panggung para raksasa sepak bola dunia. Empat mantan juara dunia, yakni Argentina, Prancis, Spanyol, dan Inggris, akan saling berebut dua tiket menuju final dalam persaingan yang dipenuhi sejarah, rivalitas, dan deretan bintang terbaik dunia.
Keempat negara tersebut datang ke Piala Dunia 2026 sebagai empat tim teratas dalam peringkat FIFA. Ini menjadi kali pertama sejak ranking FIFA diperkenalkan pada 1992, empat tim dengan peringkat tertinggi berhasil menembus semifinal secara bersamaan.
Prancis akan menghadapi Spanyol pada semifinal pertama di Arlington, Texas. Sehari kemudian, Inggris ditantang juara bertahan Argentina di Atlanta dalam duel klasik yang selalu menyita perhatian dunia.
Baca Juga
Turnamen dengan 64 Tim Bakal Dibahas Setelah Piala Dunia 2026 Selesai
Babak semifinal tahun ini juga menghadirkan catatan langka. Untuk pertama kalinya sejak Piala Dunia 1990, empat kontestan semifinal seluruhnya merupakan mantan juara dunia. Situasi itu membuka peluang lahirnya salah satu final paling bergengsi dalam sejarah turnamen.
Rivalitas Inggris vs Argentina Kembali Memanas
Duel Inggris melawan Argentina dipastikan menjadi sorotan utama. Rivalitas kedua negara tidak hanya lahir dari lapangan hijau, melainkan juga dipengaruhi sejarah panjang konflik Kepulauan Malvinas atau Falkland pada 1982.
Dalam sejarah Piala Dunia, kedua tim beberapa kali terlibat pertandingan yang dikenang hingga kini. Pada Piala Dunia 1966, kapten Argentina Antonio Rattin diusir wasit saat menghadapi Inggris dalam laga yang berlangsung panas.
Dua dekade kemudian, Diego Maradona menciptakan dua momen paling ikonik di Piala Dunia 1986. Gol "Tangan Tuhan" dan "Goal of the Century" membawa Argentina menyingkirkan Inggris 2-1 sebelum akhirnya menjadi juara dunia.
Rivalitas itu kembali berlanjut pada Piala Dunia 1998 ketika David Beckham menerima kartu merah saat menghadapi Argentina pada babak 16 besar. Empat tahun kemudian, Beckham membalas dengan mencetak gol penalti yang membawa Inggris menang 1-0 sekaligus menggagalkan langkah Argentina di fase grup.
Semifinal Piala Dunia 2026 juga menjadi pertemuan pertama Lionel Messi melawan Inggris di ajang internasional. Jika mampu membawa Argentina menang dan kembali menjadi juara dunia, Messi akan mencatat sejarah dengan mempersembahkan dua gelar Piala Dunia bagi Albiceleste, melampaui pencapaian Diego Maradona.
Selain itu, Argentina juga berpeluang menjadi negara pertama yang sukses mempertahankan gelar juara dunia sejak Brasil melakukannya pada edisi 1958 dan 1962.
Prancis vs Spanyol, Ulangan Duel Elite Eropa
Semifinal lainnya mempertemukan Prancis dan Spanyol dalam laga yang tak kalah bergengsi. Kedua tim kembali bertemu di fase gugur turnamen besar setelah bentrok pada semifinal Piala Eropa 2024.
Saat itu, Spanyol menang 2-1 berkat gol sensasional Lamine Yamal yang masih berusia 16 tahun, sebelum akhirnya menjuarai Euro dengan mengalahkan Inggris di final.
Kini, situasinya berbeda. Prancis datang sebagai salah satu tim paling impresif sepanjang Piala Dunia 2026 dengan kekuatan lini depan yang sangat produktif. Les Bleus mengandalkan ketajaman Kylian Mbappe, yang tampil jauh lebih bugar dibandingkan saat Euro 2024, serta mendapat dukungan dari generasi baru seperti Michael Olise dan Desire Doue.
Di sisi lain, Spanyol harus menghadapi tantangan cedera yang dialami Lamine Yamal dan Nico Williams sepanjang turnamen. Meski demikian, La Furia Roja tetap mampu melaju ke semifinal berkat kontribusi supersub Mikel Merino yang mencetak gol-gol penentu kemenangan saat menghadapi Portugal dan Belgia.
Perebutan Top Skor Makin Memanas
Persaingan menuju semifinal juga diwarnai perebutan gelar Sepatu Emas Piala Dunia 2026. Lima dari enam pencetak gol terbanyak turnamen masih bertahan di empat besar.
Lionel Messi dan Kylian Mbappe memimpin daftar top skor sementara dengan koleksi delapan gol. Erling Haaland mengakhiri turnamen dengan tujuh gol setelah Norwegia tersingkir di perempat final.
Di bawah mereka, Jude Bellingham dan Harry Kane sama-sama mengoleksi enam gol, disusul Ousmane Dembélé dengan lima gol. Penyerang Spanyol Mikel Oyarzabal juga masih berpeluang meramaikan persaingan setelah mengemas empat gol.
Tak hanya berburu gelar top skor turnamen, Messi dan Mbappe juga bersaing menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia. Messi kini telah mengoleksi 21 gol di putaran final, hanya unggul satu gol atas Mbappe yang telah mencetak 20 gol.
Dengan sederet rivalitas klasik, pertarungan para bintang, serta peluang lahirnya berbagai rekor baru, semifinal Piala Dunia 2026 dipastikan menjadi salah satu yang paling bergengsi dalam sejarah turnamen.
Baca Juga
Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026: Amerika Selatan Dikepung Eropa
