Belgia Singkirkan Amerika Serikat, Keadilan Mencari Jalannya Sendiri
Poin Penting
|
SEATTLE, investortrust.id – Keadilan akhirnya menemukan jalannya sendiri dengan keberhasilan pasukan Belgia mengalahkan tuan rumah Amerika Serikat (AS) 4-1 pada babak 16 besar Piala Dunia 2026 di Lumen Field, Seattle, Selasa (7/7/2026) pagi WIB.
Pertandingan Belgia lawan AS untuk memperebutkan tiket ke perempat final diwarnai kontroversi Folarin Balogun. Sebab, FIFA menangguhkan larangan bermain satu pertandingan yang seharusnya dijalani penyerang berusia 25 tahun itu akibat kartu merah saat menghadapi Bosnia-Herzegovina pada babak 32 besar.
Keputusan tersebut memicu kritik dari Asosiasi Sepak Bola Belgia (RBFA), UEFA, dan banyak penggemar sepak bola dari segala penjuru bumi. Ini tidak adil karena FIFA melanggar peratruannya sendiri.
Baca Juga
Gagal Lagi, Inilah Statistik dan Rekor Cristiano Ronaldo di Piala Dunia
Selain itu, diketahui bahwa sebelum hukuman ditangguhkan, Presiden AS Donald Trump menghubungi Presiden FIFA Gianni Infantino untuk meninjau ulang insiden tersebut. Ini memunculkan kritik soal FIFA yang mudah diintervensi otoritas politik tuan rumah Piala Dunia 2026.
Dengan hukuman yang ditangguhkan, Balogun tetap dipercaya menjadi starter saat AS melawan Belgia. Pelatih Mauricio Pochettino tidak mengubah susunan pemain yang mengantar AS menyingkirkan Bosnia-Herzegovina.
Balogun, yang telah mengoleksi tiga gol di Piala Dunia 2026, kembali menjadi ujung tombak bersama Christian Pulisic. Meski FIFA mencantumkan formasi 3-5-2, tim tuan rumah diperkirakan akan bermain lebih fleksibel untuk membongkar pertahanan Belgia.
SementaraBelgia justru membuat kejutan dalam pemilihan starter. Pelatih Rudi Garcia mencadangkan sejumlah pemain bintang, termasuk Kevin de Bruyne, Romelu Lukaku, dan Jeremy Doku.
Thibaut Courtois tetap menjadi pilihan utama di bawah mistar. Sedangkan lini depan dipercayakan kepada Dodi Lukebakio yang didukung Charles de Ketelaere, dan Leandro Trossard.
Hasilnya, AS gigit jari. Mainnya Bolagun tidak banyak memiliki pengaruh di lini serang The Sam Army’s. Justru, Belgia leluasa membombardir pertahanan AS. The Red Devils unggul cepat lewat Charles de Ketelaere pada menit kesembilan. Lalu, Malik Tillman (31) menyamakan skor. Tapi, Charles de Ketelaere (33) kembali membuat Belgia unggul.
Di paruh kedua, Belgia tetap bermain santai. Sementara AS ngotot menyamakan kedudukan. Akibatnya, jala Matt Freese kembali jebol. Kali ini melalui Hans Vanaken (57) dan Romelu Lukaku (90+4). Skor 4-1 sudah cukup mempermalukan tuan rumah sekaligus meloloskan Belgia ke babak delapan besar menantang Spanyol.
Baca Juga
Supersub! Mikel Merino Antarkan Spanyol ke Perempat Final Piala Dunia 2026
