Drama 5 Gol Bantu Argentina Hentikan Kejutan Cape Verde di Piala Dunia 2026
Poin Penting
|
MIAMI, investortrust.id – Argentina akhirnya lolos dari tekanan Cape Verde secara dramatis pada babak 32 besar Piala Dunia 2026 di Hard Rock Stadium, Miami, Sabtu (4/7/2026) pagi WIB. La Albiceleste menang 3-2 lewat babak perpanjangan waktu setelah dua kali disamakan.
Lionel Messi kembali menjadi tumpuan Argentina saat menghadapi Cape Verde. Kapten La Albiceleste itu berpeluang menambah koleksi gol sekaligus membawa juara bertahan melangkah ke babak 16 besar.
Lionel Messi datang ke laga fase gugur dengan performa luar biasa. Bintang berusia 39 tahun tersebut telah mengoleksi enam gol dalam tiga pertandingan dan memimpin daftar top skor sementara Piala Dunia 2026 bersama penyerang Prancis, Kylian Mbappe. Ketajamannya menjadi modal utama Argentina untuk menghadapi kejutan yang berpotensi diberikan Cape Verde.
Baca Juga
Zonk! Tiru Taktik Belanda di Piala Dunia 2014, Australia Justru Gagal di Piala Dunia 2026
Pelatih Lionel Scaloni tetap mengandalkan formasi 4-4-2. Emiliano Martinez dipercaya menjaga gawang. Sementara lini belakang diperkuat Nahuel Molina, Cristian Romero, Lisandro Martinez, dan Facundo Medina.
Di sektor tengah, Enzo Fernandez berduet dengan Alexis Mac Allister sebagai pengatur tempo permainan. Rodrigo de Paul dan Thiago Almada mengisi kedua sisi lapangan untuk menyuplai bola kepada duet penyerang Lionel Messi dan Lautaro Martinez.
Di kubu Cape Verde, pelatih Bubista memilih pendekatan yang lebih defensif dengan skema 4-1-4-1. Kiper senior Vozinha kembali menjadi pilihan utama di bawah mistar, didukung empat bek Steven Moreira, Pico Lopes, Diney Borges, dan Sidny Lopes Cabral.
Kevin Pina akan menjadi jangkar di lini tengah, sedangkan Ryan Mendes, Jovane Cabral, Laros Duarte, dan Deroy Duarte bertugas menopang Joia Nuno da Costa sebagai penyerang tunggal.
Hasilnya, Argentina mendominasi total semua sektor lapangan. Penguasaan bola mutlak menjadi milik La Albiceleste. Serangan demi serangan dibangun dan membuat para pemain Cape Verde hanya bisa bertahan. Mereka hanya seskai melakukan serangan balik, meski mudah dipatahkan.
Argentina unggul pada menit ke-26 ketika umpan jauh Lisandro Martinez mengenai Lionel Messi, yang langsung menakhlukkan Vozinha. Cape Verde baru bisa menyamakan kedudukan di babak kedua lewat Deroy Duarte (59). Skor 1-1 dan pertandingan terpaksa berlanjut ke babak perpanjangan waktu.
Di menit ketiga extra time, Argentina kembali ke trek. Kemelut di depan gawang Cape Verde akibat tendangan sudut Lionel Messi dimanfaatkan Lisandro Martinez untuk menjebol jala Vozinha sebelum Sidny Lopes Cabral (103) kembali menyeimbangkan kedudukan. Lalu, Cristian Romero (111) membuat La Albiceleste kembali memimpin.
Skor 3-2 cukup membuat Argentina melaju ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 untuk menghadapi Mesir, yang menyingkirkan Australia.
Baca Juga
Singkirkan Australia Lewat Adu Penalti, Mesir Torehkan Sejarah Baru di Piala Dunia
