Pertamina Mandalika Circuit Dorong Lahirnya Pembalap Muda Berstandar Dunia
Poin Penting
|
LOMBOK TENGAH, Investortrust.id - Pertamina Mandalika International Circuit yang berlokasi di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), menjadi pusat pengembangan talenta balap nasional melalui ajang Pertamina Mandalika Racing Series 2026. Sirkuit berstandar internasional ini berperan sebagai arena pembinaan pembalap muda Indonesia untuk naik ke level kompetisi global.
Sirkuit memiliki panjang lintasan 4,31 km dengan 17 tikungan serta telah mengantongi homologasi kelas A dari Fédération Internationale de Motocyclisme. Status tersebut menandakan kelayakan tertinggi untuk menyelenggarakan ajang balap motor kelas dunia termasuk MotoGP.
Baca Juga
Pertamina Mandalika Racing Series 2026 Cetak Talenta Balap Muda Indonesia
Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Muhammad Baron menyampaikan bahwa keterlibatan perusahaan ditandai dengan naming rights yang diresmikan pada 21 November 2024. "Sirkuit tidak hanya difungsikan untuk event besar, tetapi juga menjadi ruang pembinaan berkelanjutan bagi pembalap muda Indonesia," kata dia dikutip Senin (22/6/2026).
Baron mengatakan pada saat itu bahwa keberadaan sirkuit diharapkan mampu memperluas pengalaman kompetitif pembalap muda, termasuk mereka yang mengikuti Pertamina Mandalika Racing Series. "Fasilitas berstandar internasional menjadi jembatan penting menuju jenjang balap global," kata dia.
Ajang Pertamina Mandalika Racing Series 2026 turut mendapat respons positif dari para pembalap muda. Muhammad Fadhil Musyafi dari tim Yamaha Pikoli Global Ondolomon DRS menyebut lintasan Mandalika memberikan pengalaman berbeda dibanding sirkuit nasional lain. Ia menilai sektor 3 dan 4 menjadi area yang paling memberikan kenyamanan saat melaju dengan kecepatan tinggi.
Baca Juga
Pertamax Turbo Jadi Andalan Balap Mandalika MRS 2026, Ini Dampaknya ke Performa Mesin
Fadhil mengaku pengalaman tersebut meningkatkan motivasi untuk tampil lebih maksimal dalam setiap sesi balapan. Menurutnya, kesempatan menjajal sirkuit berstandar MotoGP menjadi modal penting untuk mengasah mental kompetisi di level lebih tinggi.
Dari sisi teknis, mekanik Astra Motor Racing Team Yogyakarta, Sudarmono, menilai sirkuit memiliki peran krusial dalam ekosistem balap. Ia menekankan bahwa performa pembalap tidak hanya ditentukan mesin, tetapi juga karakter lintasan yang digunakan dalam kompetisi.
Sudarmono menjelaskan bahwa standar sirkuit seperti Mandalika memberikan tantangan sekaligus pengalaman nyata bagi tim mekanik dan pembalap. Ia menyebut kompetisi di lintasan berstandar internasional membantu meningkatkan kualitas teknis dan kesiapan menghadapi balapan tingkat dunia.
