Elye Wahi Terkait Match Fixing, Kemenangan Pantai Gading Lawan Ekuador Terancam?
Poin Penting
|
PHILADELPHIA, investortrust.id – Kemenangan 1-0 Pantai Gading atas Ekuador di laga perdana Grup E Piala Dunia 2026 di Lincoln Financial Field, Philadelphia, Selasa (14/6/2026), terancam dibatalkan. Sebab, Les Elephants menggunakan pemain yang sedang terkait match fixing di kompetisi Prancis, Ligue 1.
Penyerang Pantai Gading, Elye Wahi, menghadapi sorotan setelah ditangkap aparat Prancis terkait dugaan praktik manipulasi insiden pertandingan untuk kepentingan bursa taruhan. Kasus tersebut terungkap hanya beberapa pekan sebelum Piala Dunia 2026 dimulai.
Menurut laporan yang dikonfirmasi ABC News, Elye Wahi sempat ditahan dan diperiksa oleh pihak berwenang di Marseille, Prancis, sebelum akhirnya dibebaskan. Proses penyelidikan kini ditangani langsung oleh jaksa setempat yang sedang menelusuri dugaan aktivitas taruhan mencurigakan dalam salah satu pertandingan Ligue 1 musim lalu.
Baca Juga
Kapten Inggris Harry Kane Ungkap Rahasia Kemenangan Meyakinkan Lawan Kroasia
Ligue 1 mengungkapkan adanya lonjakan taruhan tidak wajar dari berbagai negara yang secara spesifik mengarah pada kemungkinan Elye Wahi menerima kartu kuning dalam laga antara Nice melawan Metz pada 17 Mei lalu. Pertandingan tersebut berakhir tanpa gol, tapi Wahi memang tercatat mendapatkan kartu kuning.
Dalam pernyataan resminya, Ligue 1 menjelaskan menerima laporan dari mitra pemantau pasar taruhan internasional mengenai aktivitas mencurigakan yang berfokus pada kartu kuning untuk Elye Wahi. Informasi tersebut kemudian langsung diteruskan kepada kepolisian, otoritas perjudian, serta Asosiasi Sepak Bola Prancis (FFF) untuk ditindaklanjuti.
Ligue 1 juga mengambil langkah hukum sendiri dengan mengajukan laporan pidana terhadap pihak yang belum diketahui identitasnya atas dugaan korupsi olahraga dan penipuan terorganisasi.
Kasus tersebut muncul di tengah kiprah Elye Wahi bersama Pantai Gading di Piala Dunia 2026. Penyerang berusia 23 tahun itu tampil sebagai starter saat Pantai Gading mengalahkan Ekuador 1-0 pada laga pembuka dan bahkan sempat membentur mistar gawang pada babak kedua. Selanjutnya, Pantai Gading dijadwalkan menghadapi Jerman dalam pertandingan krusial akhir pekan ini di Toronto.
Penyelidikan terhadap Elye Wahi masih berlangsung. Untuk sementara, penyerang Pantai Gading itu tetap dapat membela negaranya di Piala Dunia 2026 sambil menunggu hasil proses hukum yang sedang berjalan di Prancis.
Namun, bukan tidak mungkin hasil pertandingan melawan Ekuador akan digugat. Asosiasi Sepak Bola Ekuador (EFF) bisa meminta FIFA untuk mengkaji ulang hasil pertandingan itu karena match fixing merupakan kejahatan serius di sepak bola, sama seperti doping dan pemalsuan umur.
Saat itu, Pantai Gading unggul 1-0 lewat gol semata wayang Amad Diallo saat pertandingan di babak kedua memasuki injury time.
Baca Juga
Cristiano Ronaldo Jadi Sasaran Kritik, Pelatih Portugal Beri Pembelaan
