Fokus Pertandingan Piala Dunia 2026, Iran Tolak Komentari Masalah Politik
Poin Penting
|
LOS ANGELES, investortrust.id – Para personel Iran menegaskan ingin membawa kebahagiaan bagi seluruh rakyat saat tampil di Piala Dunia 2026, terlepas dari situasi politik yang melingkupi laga pembuka mereka melawan Selandia Baru di Amerika Serikat.
Pelatih Iran Amir Ghalenoei dan striker senior Mehdi Taremi menekankan Team Melli datang ke Piala Dunia untuk bermain sepak bola, bukan terlibat dalam urusan politik. Mereka tidak mau membicarakan protes yang yang diperkirakan terjadi saat pertandingan Grup G di SoFi Stadium, Inglewood, Selasa (16/6/2026) dini hari WIB.
Jelangl aga itu, Iran telah tiba di Los Angeles pada Minggu (14/6/2026) untuk menjalani tiga pertandingan fase grup yang seluruhnya berlangsung di Amerika Serikat. Setelah menghadapi Selandia Baru, mereka dijadwalkan bertemu Belgia di Los Angeles pada 21 Juni sebelum melawan Mesir di Seattle lima hari kemudian.
Baca Juga
Luis de la Fuente Tegaskan Lamine Yamal Tak Masuk Starting Line-up Lawan Cape Verde
Kedatangan Iran ke Amerika Serikat terjadi dalam situasi yang tidak mudah. Selain persoalan administrasi visa yang membuat kamp latihan mereka dipindahkan dari Arizona ke Meksiko, sejumlah staf tim juga dilaporkan gagal memperoleh izin masuk ke AS.
Di sisi lain, Los Angeles dikenal sebagai kota dengan populasi diaspora Iran terbesar di Amerika Serikat. Sejumlah laporan menyebut ribuan orang diperkirakan akan berkumpul di sekitar stadion menjelang pertandingan pembuka Iran. Mayoritas adalah penentang rezim yang berkuasa saat ini.
“Saya ingin menyampaikan bahwa kami datang ke sini untuk bermain sepak bola dan mewakili rakyat Iran yang terhormat, baik yang berada di Iran maupun diaspora Iran di seluruh dunia. Kami hanya memikirkan negara kami. Kami bukan orang-orang politik. Kami menghormati setiap warga Iran,” ujar Ghalenoei, di situs resmi FIFA.
Nada serupa disampaikan Mehdi Taremi, pemain yang telah mencatat lebih dari 100 penampilan bersama Iran. Penyerang yang kini memperkuat Olympiacos Piraeus di Yunani itu menegaskan sepak bola memiliki kekuatan untuk menyatukan perbedaan.
“Kami menghormati semua orang Iran, baik yang berada di dalam maupun di luar negeri. Kami berada di sini untuk bermain sepak bola, dan sepak bola selalu bisa menyatukan semua pihak. Kami mencintai rakyat kami, di mana pun mereka berada. Kami ingin menunjukkan persatuan itu dan membawa kebahagiaan bagi seluruh warga Iran,” kata Taremi.
“Kami, para pemain tim nasional, bermain untuk setiap orang Iran, baik diaspora maupun mereka yang tinggal di negara kami. Setiap orang berhak memiliki pendapatnya masing-masing dan kami menghormatinya, tapi tugas kami adalah membawa kebahagiaan melalui sepak bola,” ujar Taremi.
Menariknya, Taremi menilai terlalu banyak pertanyaan yang berkaitan dengan isu politik jelang pertandingan. Dia berharap perhatian publik juga tertuju pada lawan mereka di lapangan. “Tidak ada yang bertanya soal sepak bola. Besok kami akan menghadapi tim Selandia Baru yang sangat bagus dan saya berharap pertandingan berlangsung menarik,” kata eks Inter Milan.
“Untuk urusan politik, mungkin anda harus menggelar konferensi pers di tempat lain. Kami sangat menghormati Selandia Baru dan ingin menyajikan pertandingan yang indah bagi seluruh penonton,” tutup Taremi.
Baca Juga
Saudara Beda Negara, Piala Dunia 2026 Hadirkan Kisah Unik Empat Pasang Kakak Beradik
