Piala Dunia 2026 Terapkan Aturan Baru, FIFA Perang Lawan Pemain yang Buang Waktu
Poin Penting
|
NEW YORK, investortrust.id – Piala Dunia 2026 akan menghadirkan sejumlah perubahan aturan permainan yang cukup signifikan. FIFA dan IFAB berupaya meningkatkan tempo pertandingan sekaligus mengurangi praktik membuang-buang waktu yang kerap terjadi dalam sepak bola modern.
Ketua Komite Wasit FIFA, Pierluigi Collina, berharap penerapan aturan baru tersebut membuat durasi tambahan waktu tidak sepanjang yang terjadi pada Piala Dunia 2022 di Qatar. Tapi, setiap babak tetap akan mendapatkan tambahan waktu untuk jeda minum pemain selama 3 menit.
Salah satu perubahan yang paling mencolok adalah penerapan hitung mundur lima detik untuk lemparan ke dalam. Jika pemain sengaja memperlambat permainan dan tidak segera melakukan lemparan setelah waktu habis, hak lemparan dapat diberikan kepada tim lawan.
Baca Juga
Bersinar Jelang Piala Dunia 2026, Deniz Undav Bikin Julian Nagelsmann Sulit Memilih
Aturan serupa juga berlaku untuk tendangan gawang. Kiper atau pemain yang dianggap sengaja mengulur waktu memiliki batas lima detik untuk memulai kembali permainan. Pelanggaran terhadap aturan ini dapat berujung pada hadiah tendangan sudut bagi lawan.
FIFA juga memperketat prosedur pergantian pemain. Pemain yang ditarik keluar kini wajib meninggalkan lapangan dalam waktu maksimal 10 detik melalui titik terdekat. Jika gagal memenuhi ketentuan tersebut, pemain pengganti tidak diizinkan masuk selama sedikitnya satu menit dan tim harus bermain dengan 10 orang untuk sementara waktu.
Perubahan lain menyasar penanganan cedera. Pemain yang mendapatkan perawatan medis di lapangan harus berada di luar lapangan selama 60 detik sebelum diizinkan kembali bermain. Tapi, aturan ini tidak berlaku bagi penjaga gawang, cedera serius, atau situasi ketika lawan menerima kartu kuning maupun kartu merah akibat insiden tersebut.
FIFA juga menaruh perhatian pada perilaku pemain saat terjadi konflik di lapangan. Pemain yang menutupi mulut saat terlibat konfrontasi dengan lawan berpotensi dikenai kartu merah apabila tindakan tersebut dianggap melanggar ketentuan disiplin pertandingan.
Selain aturan di lapangan, penggunaan Video Assistant Referee (VAR) juga mengalami beberapa penyesuaian. Untuk pertama kalinya, VAR diperbolehkan meninjau keputusan tendangan sudut yang dianggap meragukan. Tapi, proses pemeriksaan harus dilakukan dengan cepat dan sebelum permainan kembali dimulai. Ketentuan ini tidak berlaku untuk keputusan tendangan gawang yang keliru.
VAR juga mendapatkan kewenangan baru meninjau kartu kuning kedua yang berujung kartu merah. Pemain yang diusir karena dua kartu kuning masih dapat memperoleh pemeriksaan ulang terhadap kartu kuning kedua tersebut. Tapi, VAR tetap tidak akan digunakan untuk meninjau potensi kartu kuning kedua sebelum keputusan wasit diambil.
Perubahan aturan ini menjadi bagian dari upaya FIFA menciptakan pertandingan yang lebih cepat, adil, dan menarik sepanjang Piala Dunia 2026 yang akan berlangsung di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Baca Juga
UEFA Tetapkan Khvicha Kvaratskhelia Pemain Terbaik Liga Champions 2025/2026

