Cristian Chivu Dedikasikan Double Winners 2025/2026 untuk Suporter Inter Milan
Poin Penting
|
MILAN, investortrust.id – Cristian Chivu sukses menutup musim perdananya sebagai pelatih dengan pencapaian luar biasa setelah membawa Inter Milan meraih gelar ganda domestik Serie A dan Coppa Italia 2025/2026. Legenda Rumania itu mengaku kebahagiaannya lebih ditujukan untuk para pemain dan suporter dibanding dirinya sendiri.
Inter Milan memastikan Scudetto lebih dulu seusai menundukkan Parma 2-0 pada 3 Mei 2026. I Nerazzurri kemudian melengkapi musim gemilang dengan menjuarai Coppa Italia berkat kemenangan 2-0 atas Lazio di final tengah pekan lalu.
Perayaan gelar Serie A berlangsung emosional pada laga kandang terakhir musim ini saat Inter bermain imbang 1-1 melawan Hellas Verona, Minggu (17/5/2026). Seusai pertandingan, para pemain dan staf merayakan keberhasilan mengangkat dua trofi domestik di hadapan ribuan tifosi di Giuseppe Meazza.
Baca Juga
Kisah SV Elversberg, Klub Promosi Dari Kota Terkecil di Bundesliga
“Kami sudah merayakannya minggu lalu, tapi hari ini adalah momen mengangkat trofi dan parade. Euforia memang sudah sedikit mereda, tapi hari ini kami bisa menunjukkan dua trofi yang berhasil dimenangkan berkat para pemain ini,” ujar Chivu kepada DAZN Italia.
Kesuksesan Inter Milan musim ini terasa semakin spesial karena mereka sempat menjalani awal musim yang berat secara mental. Kekalahan telak dari Paris Saint-Germain (PSG) di final Liga Champions musim lalu sempat meninggalkan luka mendalam bagi I Nerazzurri.
Namun, Chivu berhasil membawa Inter bangkit dan tampil konsisten sepanjang musim. Dia menilai kunci keberhasilan timnya terletak pada kemampuan menjaga keseimbangan dalam menghadapi tekanan maupun euforia kemenangan.
“Selalu ada naik turun dalam delapan bulan kompetisi. Kami harus tahu bagaimana melewati masa sulit seperti di awal musim dan juga tidak terlalu berlebihan ketika berhasil memenangkan 14 dari 15 pertandingan. Kami membutuhkan keseimbangan,” kata Chivu.
Musim ini menjadi tahun pertama Chivu menangani tim senior secara penuh. Tapi, pria berusia 45 tahun itu bukan sosok asing bagi Inter Milan. Sebelum menjadi pelatih kepala, dia pernah membela I Nerazzurri sebagai pemain, melatih tim akademi, hingga akhirnya dipercaya memimpin tim utama.
“Saya sudah berada di sini selama 19 tahun. Ini perasaan yang indah bagi saya, tetapi saya jauh lebih bahagia untuk para pemain dan para suporter ini,” beber Chivu.
Baca Juga
Cek Videonya! Momen Neymar Marah Akibat Wasit Salah Ganti Pemain

