Manchester City Terus Tempel Arsenal, Phil Foden Tuai Apresiasi
Poin Penting
|
MANCHESTER, investortrust.id – Pelatih Manchester City Pep Guardiola memuji kualitas luar biasa Phil Foden setelah menjadi pembeda dalam kemenangan 3-0 atas Crystal Palace pada lanjutan Liga Premier di Etihad Stadium, Kamis (14/5/2026) dinihari WIB. Guardiola menilai The Citizens membutuhkan momen spesial untuk membongkar pertahanan rapat tim tamu.
Kemenangan tersebut membuat Manchester City memangkas jarak menjadi dua poin dari Arsenal di puncak klasemen Liga Premier. Tapi, The Citizens sempat kesulitan menembus pertahanan Crystal Palace selama 30 menit awal pertandingan.
Kebuntuan akhirnya pecah lewat aksi brilian Phil Foden. Gelandang tim nasional Inggris itu memberikan umpan backheel cerdas kepada Antoine Semenyo yang sukses menuntaskannya menjadi gol pembuka.
Baca Juga
Inter Milan Double Winners, Cristian Chivu Puji Kerja Keras Skuad
Kontribusi tersebut sekaligus menjadi keterlibatan gol ke-100 Foden di Liga Premier, baik dalam bentuk gol maupun assist. Tak lama kemudian, Foden kembali berperan dalam terciptanya gol kedua yang diselesaikan Omar Marmoush sebelum Savinho memastikan kemenangan Manchester City lewat gol ketiga di penghujung laga.
“Pertandingan seperti ini sangat sulit karena mereka bertahan sangat rapat. Mereka melakukan hal yang sama di final Piala FA musim lalu. Mereka bertahan dengan sangat baik dan mengandalkan serangan balik. Dalam situasi seperti itu, aanda membutuhkan kualitas, percikan kreativitas, bakat, dan visi bermain yang tidak bisa diajarkan lewat taktik, rapat, video, ataupun latihan,” ujar Pep Guardiola, di situs resmi Manchester City.
Guardiola secara khusus memuji kemampuan Foden menciptakan sesuatu dari ruang sempit. “Dia menerima bola di area sempit dan mampu menciptakan sesuatu yang hanya bisa dilakukan pemain hebat. Saya sangat senang untuknya,” lanjut Guardiola.
Pada laga tersebut, Guardiola melakukan enam perubahan susunan pemain dibanding kemenangan atas Brentford akhir pekan lalu. Foden dimainkan lebih dalam di lini tengah bersama Bernardo Silva, posisi yang sebelumnya juga sempat ia jalani saat menghadapi Brentford.
Menurut Guardiola, Foden tampil luar biasa dalam peran barunya itu. “Hal yang paling saya apresiasi adalah dia bermain sebagai gelandang bertahan, posisi yang sebenarnya tidak biasa untuknya,” kata Guardiola.
“Dia memainkan posisi itu selama 20 menit melawan Brentford dan tampil luar biasa. Bukan karena dia malas atau tidak mau berlari, justru dia berlari tanpa henti sepanjang pertandingan,” beber Guardiola.
Guardiola menilai kehadiran Foden membantu keseimbangan permainan Manchester City sekaligus tetap berbahaya saat berada dekat kotak penalti lawan. Terbukti, penampilan impresif tersebut membuat Foden terpilih sebagai man of the match.Dia juga mendapat standing ovation dari para pendukung Manchester City ketika ditarik keluar pada akhir pertandingan.
Meski musim ini sempat berjalan tidak konsisten bagi Foden, Guardiola menegaskan dirinya tetap menjadi bagian penting masa depan Manchester City. “Dia harus memiliki peran besar di masa depan. Kami ingin yang terbaik untuknya dan dia harus terus menunjukkan apa yang sudah ia lakukan selama bertahun-tahun,” ujar Guardiola.
“Dia merasakan betapa besar cinta para suporter lewat standing ovation itu. Dia memiliki atribut luar biasa, itulah sebabnya dia bisa bertahan di klub ini selama bertahun-tahun sejak akademi dan memenangkan enam gelar Liga Premier bersama kami,” tutup Pep Guardiola.
Baca Juga
Wow! Raup Rp460 Miliar, Lionel Messi Pemain dengan Bayaran Tertinggi di MLS

