Bagikan

Tottenham Berikutnya? Setelah Burnley dan Wolverhampton Degradasi

Poin Penting

Burnley resmi terdegradasi dari Liga Premier menyusul Wolverhampton Wanderers setelah kalah 0-1 dari Manchester City.
Satu slot degradasi tersisa kini diperebutkan Tottenham Hotspur, West Ham United, dan Nottingham Forest yang berada di zona rawan.
Tottenham dalam tekanan besar setelah puasa kemenangan panjang, hingga mencari bantuan psikolog performa demi menyelamatkan musim.

BURNLEY, investortrust.id – Setelah Burnley terdegradasi dari Liga Premier, tiga tim kini akan berjuang keras tidak terjun ke Championship. Mereka adalah Tottenham Hotspur, West Ham United, dan Nottingham Forest.

Kekalahan dari Manchester City memastikan Burnley turun kasta dari Liga Premier musim ini mengikuti jejak Wolverhampton Wanderers. Burnley sejatinya tampil dengan tekanan tinggi saat menjamu Manchester City di Turf Moor, Kamis (23/4/2026) dini hari WIB.

Mereka wajib menang untuk menjaga peluang bertahan. Tapi, gol cepat Erling Haaland di awal laga langsung meruntuhkan harapan tuan rumah. Skor 0-1 bertahan hingga pertandingan seusai, sekaligus mengunci degradasi Burnley.

Baca Juga

Barcelona Kokok di Puncak Klasemen La Liga, Lamine Yamal Cedera

Secara matematika, Burnley memang sudah tidak mungkin selamat. Mereka baru mengumpulkan 20 poin dari 34 laga, terpaut 13 angka dari zona aman dengan hanya empat pertandingan tersisa. Bahkan jika menyapu bersih sisa laga, poin maksimal mereka tetap tidak cukup.

Performa buruk sepanjang musim jadi penyebab utama. Tim asuhan Scott Parker hanya mencatat empat kemenangan dan menelan lebih dari 20 kekalahan. Ini juga menjadi kali ketiga Burnley terdegradasi dalam lima musim terakhir.

Erling Haaland mencetak gol kemenangan Manchester City lawan Burnley. (www.mancity.com)
Source: www.mancity.com

Kini, satu slot degradasi tersisa masih diperebutkan. Tottenham Hotspur, West Ham United, dan Nottingham Forest menjadi tim yang posisinya paling rawan. Spurs di posisi 18 dengan 31 poin, The Hammers (posisi 17, 33 poin), dan Forest (posisi 16, 36 poin).

Di kubu Tottenham, tekanan tidak hanya datang dari hasil di lapangan, tapi juga aspek mental pemain. Pelatih Roberto de Zerbi menilai timnya butuh dorongan tambahan agar bisa keluar dari situasi sulit. Klub bahkan dikabarkan mencari psikolog performa untuk membantu meningkatkan mentalitas skuad.

“Posisi ini membutuhkan seorang praktisi yang kredibel, bijaksana, dan sangat efektif di lingkungan Liga Premier, mampu membangun kepercayaan dengan pemain dan pelatih, sembari diharapkan bekerja dengan ketelitian profesional di tingkat tertinggi permainan,” tulis pernyataan klub.

Catatan Tottenham sendiri cukup mengkhawatirkan. Mereka tidak pernah menang dalam belasan laga terakhir di Liga Premier sejak akhir Desember 2025, dengan rentetan hasil imbang dan kekalahan.

Dengan kondisi tersebut, pertarungan menghindari degradasi dipastikan berlangsung sengit hingga akhir musim.

Baca Juga

Akibat Hasill Buruk di Liga Premier, Chelsea Pecat Liam Rosenior

Klasemen di zona degradasi Liga Premier. (Premier League)
Source: Premier League
The Convergence Indonesia, lantai 5. Kawasan Rasuna Epicentrum, Jl. HR Rasuna Said, Karet, Kuningan, Setiabudi, Jakarta Pusat, 12940.

FOLLOW US

logo white investortrust
Telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor1188/DP-Verifikasi/K/III/2024