Seskab Teddy: Diplomasi Anabul Prabowo di Korsel Jadi Kejutan Hangat untuk Lee Jae Myung
SEOUL, investortrust.id - Kunjungan kenegaraan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto ke Republik Korea atau Korea Selatan (Korsel) pada Rabu (1/4/2026) tidak hanya diwarnai agenda resmi kenegaraan. Kunjungan ini juga menjadi momen hangat yang mencerminkan kedekatan personal Prabowo dengan Presiden Korsel Lee Jae Myung.
Dalam kesempatan tersebut, Prabowo memberikan sejumlah hadiah khas Indonesia hingga kejutan unik yang meninggalkan kesan mendalam.
Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya dalam keterangan tertulisnya pada Kamis (2/3/2026) mengungkapkan pendekatan diplomasi yang dilakukan Prabowo tidak semata formalitas, melainkan juga menyentuh sisi personal.
Baca Juga
Momen Prabowo Bertemu Carmen Hearts2Hearts, Kompak Lakukan Finger Heart
“Diplomasi tidak hanya sekedar rapat dan agenda resmi, tetapi bagaimana hubungan personal antarpemimpin dapat terjalin dan membekas baik di hati,” ujar Seskab Teddy.
Dalam kunjungan tersebut, Prabowo memberikan sejumlah kerajinan unggulan UMKM Indonesia, di antaranya keris Bali dan guci keramik khas Jawa Timur. Pemberian tersebut mencerminkan kekayaan budaya Indonesia sekaligus menjadi wujud diplomasi ekonomi kreatif yang memperkenalkan produk lokal ke panggung internasional.
Namun, momen paling mencuri perhatian terjadi saat Prabowo memberikan kejutan tak terduga. Kepala Negara menghadiahkan pakaian khusus untuk anjing peliharaan Presiden Lee Jae Myung.
“Presiden Prabowo juga ngasih surprise gemas yang sukses bikin Presiden Lee kaget adalah hadiah baju untuk anjing peliharaannya!” ungkap Seskab Teddy.
Kejutan tersebut makin menarik karena adanya kesamaan nama yang tidak terduga. Anjing peliharaan Presiden Lee ternyata bernama Bobby, sama seperti nama kucing peliharaan Prabowo.
“Plot twist-nya anjing peliharaan Presiden Lee ternyata bernama Bobby juga! Kekuatan diplomasi anabul memang nggak ada tandingannya, ya?” kata Seskab Teddy.
Baca Juga
Seskab Teddy Ungkap Kunjungan Prabowo ke Jepang dan Korsel Hasilkan Komitmen Bisnis Rp 575 Triliun
Momen ini menjadi bukti diplomasi modern tak hanya dibangun lewat kesepakatan dan angka, tetapi juga melalui sentuhan personal yang tulus. Pendekatan humanis Presiden Prabowo tersebut dinilai mampu membangun kedekatan emosional, sekaligus memperkuat fondasi kerja sama Indonesia dan Republik Korea ke depan.
Dalam suasana global yang semakin dinamis, diplomasi yang hangat, cair, dan membumi seperti ini justru menjadi kekuatan baru yang menghubungkan negara bukan hanya lewat kepentingan, tetapi juga lewat rasa.

