Prabowo: Saya Miliki Ikatan Emosional dengan Yordania
JAKARTA, investortrust.id - Presiden Prabowo Subianto menyatakan Indonesia telah menjalin hubungan yang erat dengan Yordania telah menjalin hubungan yang erat sejak 1951 atau 74 tahun lalu. Namun, lebih dari itu, Prabowo mengaku memiliki ikatan emosional dengan Yordania.
Hal itu disampaikan Prabowo dalam pertemuan bilateral dengan Raja Kerajaan Yordania Hasyimiah Raja Abdullah II ibn Al Hussein di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (14/11/2025).
"Kedua negara kita telah menjalin hubungan yang erat sejak terjalinnya hubungan diplomatik 74 tahun yang lalu pada Oktober 1951. Di sisi lain, seperti yang Anda ketahui, saya memiliki ikatan emosional dengan Yordania," kata Prabowo.
Baca Juga
Prabowo Terima Penghargaan Tertinggi dari Raja Yordania di Istana Merdeka
Ikatan emosional itu terjalin saat Prabowo ke Yordania sekitar 27 tahun lalu. Saat itu, Prabowo disambut dengan hangat oleh Raja Hussein bin Talal.
"Yang Mulia Raja, Baginda Raja, dan Baginda Raja Hussein dengan ramah menerima saya, saya rasa saya lupa berapa tahun yang lalu. Hampir berapa, 25 tahun yang lalu? 26, 27, 28, 29, ya. Jadi, betapa dekatnya hubungan kita. Saya selalu mengenang masa-masa saya di Yordania dengan penuh kasih," ungkapnya.
Untuk itu, Prabowo mengaku senang dapat menyambut dan menjamu Raja Abdullah II di Indonesia. Bahkan, Kepala Negara mengaku telah mempersiapkan kediamannya di Hambalang untuk menyambut Raja Abdullah II. Namun, Prabowo menyadari jadwal yang padat membuat Raja Abdullah tidak dapat tinggal di Indonesia lebih lama.
"Jadi mungkin lain kali saya bisa meyakinkan Anda untuk kembali lagi bersama keluarga dan sebagainya. Anggaplah Indonesia sebagai rumah kedua Anda. Dan, Indonesia sangat menghormati Yordania selama bertahun-tahun," katanya.
Baca Juga
Hangatnya Persahabatan Prabowo dan Raja Yordania, Pelukan di Halim dan Semobil ke Istana Merdeka
Sementara itu, Raja Abdullah II mengenang kembali momen ketika ia memperkenalkan Prabowo kepada ayahandanya, mendiang Raja Hussein sekitar 27 tahun lalu. Saat itu, Raja Abdullah II memperkenalkan Prabowo sebagai saudaranya.
“Saya selalu bercerita kepada ayah saya tentang persahabatan yang sangat istimewa ini. Dan ketika Anda datang ke Yordania, ayah saya bertanya kepada saya, ‘Siapa orang ini?’ Saya berkata, ‘Dia adalah saudara saya.’ Dan ayah saya berkata, 'jika dia adalah saudaramu, maka dia adalah saudaraku juga',” ungkap Raja Abdullah II.
Raja Abdullah II menambahkan sejak saat itu hubungan di antara mereka terus menguat dan tidak pernah berkurang.

