Ledakan Pabrik Bahan Peledak Tennessee Tewaskan 16 Orang, Tak Ada yang Selamat
Poin Penting
|
TENNESSEE, Investortrust.id - Sebuah ledakan besar yang terjadi di sebuah pabrik bahan peledak di daerah pedesaan Tennessee menewaskan 16 orang. Tidak ada satu pun korban selamat dalam insiden tragis tersebut. Ledakan yang begitu dahsyat ini menghancurkan fasilitas Accurate Energetic Systems dan getarannya dirasakan hingga beberapa kilometer jauhnya.
Pabrik tersebut dikenal sebagai tempat produksi dan penelitian bahan peledak untuk keperluan militer. Pascakejadian, yang tersisa hanyalah puing-puing logam yang hangus dan kendaraan yang terbakar. Hingga kini, penyebab ledakan masih belum diketahui. Tim penyelidik terus menyisir lokasi kebakaran dengan teliti untuk mencari bukti-bukti yang mungkin dapat mengungkap penyebab kejadian.
Sheriff Humphreys County, Chris Davis, dalam konferensi persnya menahan emosi saat menyampaikan permintaan doa untuk keluarga para korban. “Kami tidak menemukan korban selamat,” ucapnya dengan suara bergetar.
Masyarakat sekitar berkumpul dalam sebuah doa bersama di Hurricane Chapel, McEwen. Pendeta senior, Tim Farris, menyampaikan bahwa hampir semua orang yang hadir saling mengenal, baik korban maupun keluarganya. Ia menuturkan bahwa banyak warga yang masih terkejut dan belum sepenuhnya memahami kedalaman tragedi ini. Namun kini, kesedihan mulai benar-benar terasa.
Farris mengatakan bahwa pada hari pertama, beberapa keluarga masih dalam kondisi syok dan belum menunjukkan banyak emosi. Namun pada hari berikutnya, tangis dan kesedihan mulai terlihat lebih nyata. “Seiring waktu berjalan, kesedihan ini akan makin terasa dan saat itulah mereka benar-benar membutuhkan dukungan,” katanya seperti dikutip The KoreaHerald.com, Minggu (12/10/2025).
Baca Juga
Ledakan di Pabrik Amunisi Tennessee AS Tewaskan dan Lukai Sejumlah Orang, Beberapa Masih Hilang
Pamela Jane Brown, salah satu warga yang hadir dalam doa bersama, mengatakan bahwa temannya mengalami luka cukup serius saat melewati lokasi kejadian saat ledakan terjadi, namun kini sudah pulih di rumah. Ia merasa hancur hati ketika mendengar kabar ledakan tersebut dari media sosial, namun merasakan semangat kebersamaan saat berkumpul dengan warga lainnya untuk berdoa.
Pihak berwenang mengerahkan tim identifikasi DNA cepat untuk mengenali jenazah para korban. Davis mengatakan sekitar 300 personel tanggap darurat bekerja dengan sangat hati-hati karena masih banyak bahan peledak yang rusak dan berpotensi meledak. Ambulans dan helikopter evakuasi juga dikerahkan demi keselamatan petugas di lapangan.
“Ini bukan seperti menangani kecelakaan biasa atau bencana alam. Kami berhadapan dengan bahan peledak dan saat ini, kami juga menangani jenazah,” ujar Davis.
Menurut Guy McCormick, agen khusus dari Biro Alkohol, Tembakau, Senjata Api, dan Bahan Peledak (ATF), para ahli peledak dan teknisi bom terus berusaha menstabilkan area agar aman untuk penyelidikan lebih lanjut. Ia menyebut kondisi lapangan dapat berubah sewaktu-waktu akibat tekanan dan panas pascaledakan.
Davis menambahkan bahwa penyelidikan bisa memakan waktu berhari-hari, bahkan berminggu-minggu atau berbulan-bulan sebelum dapat memastikan apakah ada unsur kesengajaan dalam kejadian ini.

