Sejarah Baru Indonesia di Sidang Umum PBB, Prabowo Dapat Nomor Urut Pidato Tertinggi
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – Presiden Prabowo Subianto mencatat sejarah baru dalam keikutsertaan Indonesia di United Nation General Assembly/Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Pada Sidang Umum PBB ke-80 tahun ini, Presiden Prabowo mendapat giliran berbicara pada hari pertama dengan urutan ketiga dari 188 negara peserta. Urutan ini menjadi posisi tertinggi yang pernah diperoleh seorang Presiden Indonesia sepanjang sejarah pidato di forum global tersebut.
Jika menilik jejak sebelumnya, Presiden pertama Indonesia, Sukarno, berpidato di Sidang Umum PBB ke-15 pada hari ketujuh dengan urutan ke-46. Presiden Soeharto kemudian berbicara pada Sidang Umum PBB ke-47 di hari keempat dengan urutan ke-61. Presiden Megawati Soekarnoputri mendapat giliran berbicara di Sidang Umum PBB ke-58 pada hari pertama dengan urutan ke-17.
Baca Juga
Besok, Prabowo Akan Pidato di Sidang Majelis Umum PBB Setelah Lula da Silva dan Trump
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono tercatat tiga kali menyampaikan pidato di Sidang Umum PBB. Ia berpidato pada Sidang Umum ke-62 dengan urutan ke-20, Sidang Umum ke-67 dengan urutan ke-27, dan Sidang Umum ke-69 dengan urutan ke-16, semuanya pada hari pertama.
Presiden Joko Widodo menyampaikan pidato pada Sidang Umum PBB ke-75 dan ke-76 dalam format virtual akibat pandemi, keduanya juga mendapat giliran hari pertama dengan urutan ke-16.
Dengan capaian Presiden Prabowo di Sidang Umum PBB ke-80, Indonesia menorehkan catatan tersendiri karena untuk pertama kalinya giliran berpidato berada pada posisi sangat awal, yakni nomor tiga. Posisi ini mencerminkan pengakuan atas peran Indonesia di mata dunia dan memberikan panggung penting bagi Presiden Prabowo untuk menyuarakan pandangan Indonesia terhadap isu-isu global.
Berikut daftar tahun Sidang Umum PBB (United Nations General Assembly / UNGA) yang pernah diikuti para Presiden RI berdasarkan catatan nomor urut bicara:
-
Presiden Sukarno → UNGA ke-15 tahun 1960
-
Presiden Soeharto → UNGA ke-47 tahun 1992
-
Presiden Megawati Soekarnoputri → UNGA ke-58 tahun 2003
-
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)
-
UNGA ke-62 tahun 2007
-
UNGA ke-67 tahun 2012
-
UNGA ke-69 tahun 2014
-
-
Presiden Joko Widodo (Jokowi)
-
UNGA ke-75 tahun 2020 (virtual, pandemi COVID-19)
-
UNGA ke-76 tahun 2021 (virtual, pandemi COVID-19)
-

