Deal! Trump Tetapkan Tarif 15%, Korsel Janjikan Investasi Jumbo
Poin Penting
|
WASHINGTON, investortrust.id - Presiden AS Donald Trump pada Rabu (30/7/2025) mengumumkan kesepakatan dagang “penuh dan lengkap” dengan Korea Selatan. 'Deal' ini tidak hanya menetapkan tarif baru sebesar 15% atas ekspor Korea ke AS, tapi juga menjanjikan investasi jumbo senilai US$ 350 miliar atau sekitar Rp 5.700 triliun (kurs Rp 16.300/US$) dari Seoul ke ekonomi Amerika.
Langkah ini menurunkan beban tarif dari ancaman 25% yang sebelumnya disampaikan Trump dalam “surat tarif”-nya ke Seoul awal bulan ini. Penyesuaian juga berlaku untuk ekspor otomotif Korea Selatan, dari 25% menjadi 15%.
Baca Juga
Trump Umumkan Tarif Baru hingga 40% ke 14 Negara, Indonesia Termasuk
Namun sorotan utama justru datang dari komitmen investasi Korea Selatan ke AS. Trump menyatakan bahwa investasi sebesar US$ 350 miliar itu akan "dimiliki dan dikendalikan oleh AS", dengan seleksi langsung oleh Presiden. Pernyataan ini berbeda dari penjelasan Presiden Korea Selatan Lee Jae-myung, yang menyebut dana tersebut ditujukan untuk mendukung ekspansi perusahaan Korea di sektor strategis AS seperti galangan kapal, semikonduktor, baterai, bioteknologi, dan energi.
Lee bahkan merinci bahwa US$ 150 miliar dialokasikan khusus untuk sektor perkapalan. “Penting untuk mencapai hasil yang saling menguntungkan, bukan keuntungan sepihak,” tegas Lee dalam unggahan Facebook resminya.
Dilansir CNBC, Menteri Perdagangan AS Howard Lutnick mengeklaim bahwa 90% dari keuntungan investasi itu akan mengalir ke rakyat AS—klaim serupa yang dilontarkan Trump terhadap kesepakatan dengan Jepang awal bulan ini. Namun Tokyo telah menegaskan pembagian keuntungan akan dihitung berdasarkan kontribusi masing-masing negara.
Sebagai bagian dari kesepakatan, Seoul juga berkomitmen membeli LNG dan produk energi lainnya dari AS senilai USD100 miliar, serta merencanakan tambahan investasi besar yang rinciannya akan diumumkan saat kunjungan bilateral Lee ke Washington dua pekan mendatang.
Trump juga memastikan bahwa barang-barang asal AS tetap bebas tarif masuk ke Korea Selatan. Menurut data 2024, tarif efektif Korea atas produk impor AS hanya sekitar 0,79% berkat perjanjian perdagangan bebas yang berlaku sejak 2012.
Lutnick menambahkan bahwa produk semikonduktor dan farmasi Korea tidak akan dikenakan perlakuan diskriminatif, sementara ekspor baja, aluminium, dan tembaga tetap dikenakan tarif 50% sebagaimana negara lainnya.
Baca Juga
Trump Umumkan Kesepakatan Dagang Besar-besaran dengan Jepang, Tarif Timbal Balik 15%
Kesepakatan ini menambah daftar panjang keberhasilan Trump dalam renegosiasi perdagangan global, setelah sebelumnya mencapai kesepahaman dengan Jepang dan Uni Eropa

