Bandara Heathrow London Ditutup Gara-Gara Gardu Listrik Terbakar, Penerbangan ke Seluruh Dunia Kacau
LONDON, investortrust.id - Kebakaran di sebuah gardu listrik menyebabkan penutupan Bandara Heathrow di London pada hari Jumat. Hal ini mengakibatkan gangguan perjalanan yang meluas di seluruh dunia.
Baca Juga
Ketidakpastian Global Meningkat, Bank Sentral Inggris Pertahankan Suku Bunga
Heathrow, bandara terbesar di Inggris dan pusat perjalanan global, ditutup sementara menurut pernyataan resmi bandara, dengan gangguan yang diperkirakan akan berdampak pada ratusan penerbangan.
Menurut situs pelacakan penerbangan Flightradar24, 679 penerbangan dijadwalkan mendarat di Heathrow pada hari Jumat, sementara 678 penerbangan dijadwalkan lepas landas dari bandara tersebut.
Baca Juga
Inflasi Inggris Januari Melonjak Jadi 3% YoY, Lebih Tinggi dari Perkiraan
Berikut panduan dari sejumlah maskapai kepada para penumpang yang dijadwalkan terbang dari atau menuju Heathrow, seperti dilansir CNBC:
British Airways
British Airways menyarankan pelanggan untuk tidak pergi ke bandara hingga pemberitahuan lebih lanjut.
"Hal ini jelas akan berdampak signifikan pada operasi kami dan pelanggan kami, dan kami sedang bekerja secepat mungkin untuk memperbarui mereka tentang opsi perjalanan dalam 24 jam ke depan dan seterusnya. Jika memungkinkan, kami mengalihkan penerbangan yang sudah dalam perjalanan ke Heathrow ke bandara lain di Inggris," demikian pernyataan maskapai.
Virgin Atlantic
Seorang juru bicara Virgin Atlantic menyampaikan kepada CNBC bahwa penutupan Heathrow memiliki "dampak signifikan pada jadwal penerbangan kami baik yang masuk maupun keluar Heathrow."
"Semua penerbangan Virgin Atlantic yang tiba dan berangkat dibatalkan hingga pukul 21:30 pada 21 Maret, dengan jadwal hari ini sedang ditinjau," tulis mereka dalam pernyataan email.
"Kami dengan hormat meminta semua pelanggan untuk tidak pergi ke Heathrow atau bandara keberangkatan mereka, atau menghubungi pusat pelanggan kami saat ini, dan sebaliknya memeriksa status penerbangan mereka di virginatlantic.com."
Penerbangan Virgin Atlantic yang sedang mengudara saat ini dialihkan ke bandara lain di Inggris atau kembali ke bandara asalnya.
Maskapai ini mengatakan akan mengirim email kepada pelanggan yang terdampak dengan detail pemesanan ulang, tetapi karena keterbatasan ketersediaan, beberapa pelanggan mungkin dijadwalkan ulang pada tanggal berbeda atau harus berangkat dari atau tiba di bandara lain.
Penumpang yang penerbangannya dibatalkan dan tidak ingin melanjutkan perjalanan berhak mendapatkan pengembalian dana.
Lufthansa
Lufthansa mengatakan kepada CNBC bahwa mereka telah membatalkan semua penerbangan yang dijadwalkan tiba dan berangkat dari Heathrow pada hari Jumat.
"Penumpang yang terkena dampak pembatalan penerbangan telah dialihkan ke penerbangan lain dan telah diberitahu," kata seorang juru bicara melalui email. "Ini memerlukan rincian kontak seperti email atau nomor telepon dalam pemesanan mereka."
Singapore Airlines
Seorang juru bicara Singapore Airlines (SIA) mengatakan beberapa penerbangannya terkena dampak gangguan ini.
Penerbangan SQ322 yang berangkat dari Singapura pada hari Kamis dialihkan ke Frankfurt, Jerman, sementara penerbangan SQ306 yang lepas landas dari Singapura pada hari Jumat dialihkan ke Bandara Charles de Gaulle di Paris. Penerbangan lain yang lepas landas pada hari Jumat kembali ke Singapura.
Penerbangan SQ318 dari Singapura dibatalkan, tambah juru bicara itu, seperti juga banyak keberangkatan maskapai tersebut dari Heathrow.
"SIA akan memberikan semua bantuan yang diperlukan kepada penumpang yang terdampak, termasuk akomodasi hotel dan pemindahan ke penerbangan atau transportasi darat alternatif," kata juru bicara itu. "Penerbangan SIA lainnya antara Singapura dan London Heathrow mungkin juga terdampak."
Emirates
Emirates mengatakan pada hari Jumat bahwa mereka telah membatalkan enam penerbangan masuk dan keluar dari Heathrow.
"Penumpang yang terhubung ke penerbangan ke London Heathrow tidak akan diterima untuk perjalanan hingga pemberitahuan lebih lanjut di titik asal," kata maskapai dalam pernyataan. "Kami sedang memantau situasi dengan cermat dan akan memperbarui pelanggan kami seiring perkembangan situasi."
Penumpang yang dijadwalkan terbang ke atau dari Heathrow dengan Emirates dapat memesan ulang perjalanan ke bandara lain di Inggris atau memilih tanggal lain untuk terbang.
Cathay Pacific
Cathay Pacific mengatakan penerbangan CX239 dan CX253 dari Hong Kong ke London pada 21 Maret telah dibatalkan.
"Semua penerbangan Cathay dari London ke Hong Kong pada 21 Maret juga telah dibatalkan," kata maskapai dalam pernyataan. "Kami sedang menilai situasi dan akan terus memberi informasi terbaru kepada pelanggan."
United Airlines
United Airlines mengatakan tujuh penerbangannya telah dialihkan atau kembali ke bandara asalnya karena penutupan Heathrow. Semua penerbangan ke Heathrow pada hari Jumat telah dibatalkan.
"Kami sedang bekerja dengan pelanggan kami untuk menawarkan opsi perjalanan alternatif," kata maskapai dalam pernyataan.
Swiss
Swiss mengatakan telah membatalkan semua penerbangan dari Zurich dan Jenewa ke Heathrow pada hari Jumat, yang berdampak pada hampir 3.000 pelanggan.
"Sebagai tindakan pencegahan, semua penerbangan dari Swiss ke dan dari London Heathrow telah ditutup untuk penjualan besok, Sabtu, 22 Maret. SWISS sangat menyesalkan ketidaknyamanan yang ditimbulkan bagi penumpang. Kami berharap situasi di Heathrow segera kembali normal," kata maskapai itu.
Qatar Airways & Aer Lingus
Qatar Airways dan Aer Lingus juga mengumumkan pembatalan penerbangan mereka dari dan ke Heathrow hingga pemberitahuan lebih lanjut.

