Prabowo Ungkap Alasan Indonesia Ingin Gabung OECD hingga BRICS
JAKARTA, investortrust.id - Presiden RI Prabowo Subianto mengemukakan alasan Indonesia ingin bergabung di banyak organisasi internasional, mulai dari Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD) hingga BRICS (Brasil, Rusia, India, China, dan Afrika Selatan).
Hal ini diungkapkan Prabowo dalam pidatonya di World Government Summit melalui konferensi video, Kamis (13/2/2025).
Baca Juga
Prabowo Ungkap Danantara Diluncurkan 24 Februari 2025, Bakal Kelola US$ 900 Miliar
Prabowo menjelaskan Indonesia sejak dulu menganut gerakan nonblok dan prinsip-prinsip kesetaraan. Dalam hal ini, menurut dia, diplomasi yang seimbang menjadi hal penting.
“Kami berusaha untuk mendengarkan sebanyak yang kami katakan, menjalin kemitraan berdasarkan kepercayaan dan saling menghormati,” tegas Prabowo.
Melalui pendekatan nonblok, kata Prabowo, Indonesia aktif dan berpartisipasi di banyak organisasi internasional, seperti BRICS. Indonesia juga mengajukan sedang dalam proses untuk bergabung dengan OECD, CPTPP, dan Forum Indo-Pasifik.
“Pendekatan ini (nonblok) memandu partisipasi Indonesia dalam banyak organisasi internasional, BRICS, kita juga mengajukan permohonan untuk bergabung dengan OECD, CPTPP, dan Forum Indo-Pasifik, yang mengadvokasi dialog yang setara ketimbang permusuhan,” jelas Prabowo.
Dengan aktif berpartisipasi di banyak organisasi, Indonesia juga terus menjaga hubungan baik dengan Amerika Serikat (AS) dan China.
“Ini juga menandai hubungan kita dengan negara-negara besar seperti Amerika Serikat dan Republik Rakyat Tiongkok sambil menjaga kemerdekaan kita sendiri,” katanya.
Ke depan, kata Prabowo, Indonesia ingin memperkuat perannya sebagai kekuatan untuk stabilitas dan pembangunan regional. Seiring dengan itu, Indonesia ingin mempertahankan posisinya sebagai jembatan antara Global South dan Global North untuk mempromosikan perdamaian, kerja sama, dan stabilitas.
Meski demikian, Prabowo menekankan pentingnya ketertiban di dalam negeri agar bisa untuk menjadi aktor di panggung global.
Baca Juga
“Kita harus mengerjakan pekerjaan rumah kita sendiri. Pengaruh internasional kita dan kemampuan kita untuk memberikan kontribusi yang berarti terhadap stabilitas global terkait dengan kekuatan kita, ketahanan kita sendiri, dan kemajuan ekonomi serta kesejahteraan sosial bangsa dan rakyat kita,” tegas Prabowo.
“Kita ingin membangun negara modern dan maju yang didukung oleh aset terbesar kita, masyarakat dan sumber daya alam yang melimpah,” kata Kepala Negara.

