Pesawat Pengangkut Pekerja Migas Jatuh di Sudan, 20 Tewas
JAKARTA, Investortrust.id - Sebuah pesawat berbadan kecil yang membawa sejumlah pekerja lapangan migas di Negara Bagian Unity, Sudan Selatan, jatuh pada hari Rabu (29/1/2025). Peristiwa dilaporkan menewaskan 20 orang.
Seperti dilansir CNN.com, pesawat tersebut jatuh di bandara ladang minyak Unity pada Rabu pagi saat hendak menuju ibu kota Juba, demikian disampaikan Gatwech Bipal, Menteri Informasi Negara Bagian Unity.
Bipal mengatakan bahwa para penumpang adalah pekerja lapangan minyak dari Greater Pioneer Operating Company (GPOC), sebuah konsorsium yang terdiri atas sindikasi China National Petroleum Corporation dan perusahaan pelat merah Sudan, Nile Petroleum Corporation.
Baca Juga
Perekam Kokpit Jeju Air yang Jatuh Ternyata Berhenti Merekam 4 Menit Jelang Meledak
Dia menambahkan bahwa di antara korban tewas terdapat dua warga negara China dan satu warga negara India.
Bipal tidak memberikan rincian lebih lanjut mengenai penyebab kecelakaan tersebut. Media sebelumnya melaporkan jumlah korban tewas sebanyak 18 orang, namun Bipal mengatakan kepada Reuters bahwa dua korban selamat kemudian meninggal. Satu orang berhasil selamat.
Beberapa kecelakaan udara telah terjadi di Sudan Selatan yang dilanda perang dalam beberapa tahun terakhir. Pada September 2018, setidaknya 19 orang tewas ketika sebuah pesawat kecil yang membawa penumpang dari ibu kota Juba ke kota Yirol jatuh.
Pada tahun 2015, puluhan orang tewas ketika sebuah pesawat kargo buatan Rusia yang membawa penumpang jatuh setelah lepas landas dari bandara di ibu kota Juba.

