Pasar Eropa Melemah, tapi Catatkan Keuntungan Mingguan
LONDON. Investortrust.id - Pasar saham Eropa melemah pada perdagangan Jumat (24/01/2025), meskipun mengakhiri pekan dengan kinerja yang sebagian besar positif.
Baca Juga
Pasar Eropa Menguat, Indeks DAX Jerman Melesat ke Rekor Tertinggi Baru
Indeks CAC 40 Prancis berhasil mencatatkan kenaikan sebesar 0,44%, sementara indeks DAX Jerman dan FTSE 100 Inggris masing-masing turun 0,08% dan 0,73%.
Dikutip dari CNBC, indeks Stoxx 600 pan-Eropa ditutup dengan kerugian sebesar 0,05%. Namun, indeks regional tersebut tetap mencatatkan kenaikan lebih dari 1% minggu ini, didorong oleh laporan laba yang solid dan optimisme terhadap pertumbuhan AS setelah Donald Trump dilantik sebagai Presiden.
Di antara saham yang mengalami penurunan adalah pembuat peralatan telekomunikasi Ericsson, yang anjlok lebih dari 12% setelah kinerja kuartal keempat 2024-nya tidak memenuhi ekspektasi baik pada pendapatan maupun laba bersih.
Salah satu saham dengan kenaikan terbesar pada Jumat adalah Burberry, yang melonjak 10% berkat penurunan penjualan kuartal ketiga fiskal yang lebih kecil dari perkiraan. Saham mewah lainnya seperti Moncler, Swatch, dan Christian Dior juga diperdagangkan lebih tinggi.
Saham Novo Nordisk juga naik 7% setelah perusahaan mengumumkan bahwa hasil uji klinis terbaru menunjukkan salah satu perawatannya menyebabkan penurunan berat badan sebesar 22% pada orang yang hidup dengan obesitas.
Baca Juga
Pidato Trump Bawa Angin Segar buat Wall Street, S&P 500 Cetak Rekor Baru, Dow Melesat 400 Poin
Indeks S&P 500 mencatat rekor tertinggi baru pada Jumat setelah mencetak rekor penutupan pada sesi perdagangan sebelumnya. Hal ini terjadi setelah Presiden Trump menyerukan suku bunga yang lebih rendah dan harga minyak yang lebih murah.
Berbicara melalui video kepada para pemimpin dunia di Forum Ekonomi Dunia di Davos, Swiss, Trump memang tidak menyebut Federal Reserve secara langsung tetapi dengan jelas menyatakan akan mendorong suku bunga yang lebih rendah.
Baca Juga
Berbicara di WEF Davos, Trump Minta Suku Bunga dan Harga Minyak Diturunkan
"Saya akan meminta agar suku bunga segera turun. Dan hal yang sama harus terjadi di seluruh dunia. Suku bunga harus mengikuti jejak kita di mana pun," kata Trump.
Bank of Japan menaikkan suku bunga kebijakan sebesar 25 basis poin menjadi 0,5%, tingkat tertinggi sejak 2008 dan sesuai dengan ekspektasi para ekonom. Setelah keputusan tersebut, yen Jepang melemah sedikit menjadi 155,18 terhadap dolar.
Investor juga kemungkinan sedang menantikan pertemuan FOMC The Fed pada Rabu mendatang, dengan ekspektasi tidak ada perubahan pada suku bunga. Sementara itu, di Tiongkok, pasar saham akan ditutup mulai Selasa untuk libur Tahun Baru Imlek.

