Korban Tewas Kebakaran Hutan Los Angeles Bertambah, 4 WNI Terdampak
JAKARTA, Investortrust.id - Jumlah korban tewas akibat kebakaran hutan yang melanda wilayah Los Angeles bertambah menjadi 16 orang ketika para petugas berjuang untuk memadamkan api yang menyebar. Angin kembali berembus kencang dan mendorong api ke beberapa landmark terkenal di kota tersebut.
Lima korban tewas ditemukan di Palisades dan 11 lainnya di kkawasan Eaton, demikian kantor pemerintah kota Los Angeles.
Jumlah kematian yang terkonfirmasi sebelumnya 11 orang, namun para pejabat kota mengatakan mereka memperkirakan angka tersebut akan meningkat ketika petugas pemadam dan tim penolong yang dilengkapi anjing pelacak melakukan pencarian jaringan secara sistematis di lingkungan yang telah rata terbakar.
Pihak berwenang sendiri telah mendirikan pusat laporan orang hilang.
Baca Juga
Sedikitnya 11 Tewas dalam Kebakaran Hutan Dahsyat di Los Angeles
Ada kekhawatiran bahwa angin dapat memindahkan api ke Museum J Paul Getty dan Universitas California, Los Angeles. Sementara peringatan evakuasi baru disampaikan, membuat pemilik rumah semakin khawatir, demikian dilaporkan IrishExaminer.com, Minggu (12/1/2025)
This isn’t a movie…
— Mario Nawfal (@MarioNawfal) January 12, 2025
This is Los Angeles 2025… pic.twitter.com/NTOoOsDP3w
Pada Sabtu malam, Tim Pemadam California melaporkan kebakaran di Palisades, Eaton, Kenneth dan Hurst, dan telah menghanguskan kawasan seluas 62 mil persegi atau setara 160,2 kilometer persegi. Kawasan yang terbakar ini lebih luas dari luas kota San Francisco. Sedangkan kebakaran di Palisades dan Eaton mencakup luas 59 mil persegi atau setara dengan 152,8 km persegi.
Kerusakan pada bangunan setelah kebakaran hebat Eaton pada hari Jumat, (10/1/2025) di Altadena, California. Foto: AOL/NBC News
Dalam pengarahan yang diposting online pada Sabtu malam, Michael Traum dari Kantor Layanan Darurat California mengatakan 150.000 orang di Los Angeles County berada di bawah perintah evakuasi, dengan lebih dari 700 orang telah mengungsi ke sembilan tempat penampungan.
Dalam kesempatan berbeda, Kemlu RI dan KJRI Los Angeles (KJRI LA) terus memantau dari dekat situasi kebakaran di Los Angeles.
Konjen RI Los Angeles telah mengunjungi shelter setempat di Pasadena. Berdasarkan hasil koordinasi dg otoritas setempat dan komunitas Indonesia, hingga saat ini tidak terdapat informasi adanya WNI yang menjadi korban meninggal, demikian disampaikan Judha Nugraha Direktur Pelindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia, Kemlu dalam pernyataan yang diterima Sabtu (11/1/2025).
Baca Juga
Bantu Korban Kebakaran di Los Angeles, Selebritas Hollywood ‘Bongkar Isi Lemari’
Namun demikian, hotline KJRI LA juga menerima laporan adanya 4 WNI yang terdampak, dan saat ini telah mendapatkan asistensi dari KJRI LA. Selain itu, terdapat pula diaspora Indonesia yang telah berstatus WNA dilaporkan kehilangan tempat tinggal akibat kebakaran ini.
This is the reality of what's happening in Los Angeles with the fires. 😭 This man saved a bunny ❤️🩹 pic.twitter.com/l2kDRHC8l5
— Invis🧜♀️ (@invis4yo) January 10, 2025
Sebagai bagian tanggap darurat, KJRI LA telah menyiagakan shelter dan bantuan logistik bagi WNI terdampak. Imbauan melalui berbagai platform juga disampaikan agar meningkatkan kewaspadaan, memonitor informasi sebaran titik kebakaran, mengikuti arahan dan pedoman evakuasi dari otoritas setempat dan segera menghubungi hotline KJRI LA utk situasi darurat. Adapun Hotline KJRI Los Angeles bisa dihubungi di nomor +1 (213) 590-8095.
Nampak api membakar semak dan hutan di sebuah bukit dan terlihat dari Topanga Canyon dekat Pacific Palisades di Los Angeles pada hari Kamis, (9/1/2025). Foto: AOL/NBC News

